21 Feb 2018 14:55

Kantongi Nama-nama Terduga, Akun Medsos Palsu Penyebar Hoax Diburu

MyPassion
Ilustrasi

KOTAMOBAGU—Menjelang pemilihan wali kota dan wakil kota Kotamobagu, akun palsu di media sosial (medsos) makin marak dan berpotensi merugikan dan mengganggu stabilitas keamanan Pilkada.

 

Pemilik akun abal-abal tersebut, kini harus hati-hati. Pasalnya, keberadaan mereka bisa dilacak menggunakan aplikasi Sonar MAP.

“Kita telah mengembangkan aplikasi khusus bernama Social Media Analityc. Aplikasi ini mampu melacak keberadaan akun palsu penyebar hoax dan ujaran kebencian,” beber Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Ahmad Yani Umar, Selasa (20/2).

Umar menjelaskan, aplikasi tersebut mampu mendeteksi perangkat yang digunakan untuk melakukan tindakan kriminal melalui internet.

“Meskipun akun yang digunakan memiliki proteksi atau pengamanan tinggi, tetap akan bisa dideteksi oleh tim data center kami. Lokasinya, siapa orangnya, dan bahkan jika kartu selular yang digunakan hanya sekali dan dibuang oleh pemiliknya, bisa kita deteksi,” jelasnya.

Koordinasi dengan pihak kepolisian terkait hal tersebut juga dilakukan. “Kita koordinasi dengan Polres Bolmong. Bahkan akan bekerja sama untuk memerangi berita hoax dan ujaran kebencian,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Bolmong AKBP Gani Siahaan, melalui Kasubag Humas AKP Syaiful Tamu mengatakan, pihaknya akan membuat MoU serta melaunching tim cyber crime melibatkan Kominfo Kotamobagu dan DenPOM Bolmong.

“Kita akan mengantisipasi hal ini 1×24 jam. Karena itu, kami bekerja sama dengan Kominfo untuk melacak keberadaan dan pemilik akun palsu penyebar hoax dan ujaran kebencian ini,” ujar Syaiful.

“Data yang diberikan Kominfo terkait orang-orang yang sengaja menciptakan ujaran kebencian, akan kami buru. Saat ini ada dua kasus yang kita selidiki apakah ada unsur hoax atau ujaran kebencian,” tegasnya.(cw-03/tan)

Kirim Komentar