21 Feb 2018 14:14

147 Ribu Wisatawan Serbu Bitung

MyPassion

BITUNG—Tahun lalu tercatat sekira 147 ribu wisatawan menyerbu Kota Cakalang (selengkapnya lihat grafis). Namun banyaknya angka kunjungan ini, tidak sepenuhnya untuk melihat pariwisata Bitung. Hal ini diakui Kepala Dinas Pariwisata Bitung Victorine Lengkong.

 

Tingginya angka kunjungan ini salah satu penyebabnya adalah Bitung yang merupakan kota pelabuhan. “Data ini dikumpulkan dari berbagai sumber. Pun ada yang dari pelabuahan. Kadang kita juga tidak bisa memastikan, bahwa kedatangan mereka untuk berwisata di Bitung. Bisa saja hanya transit, masuk melalui Kota Bitung dengan tujuan ke daerah lain di Sulut. Tapi intinya hitungannya sempat masuk ke Bitung,” katanya.

Namun, pihaknya mencatat, tahun lalu sekira 56 ribu wisatawan berkunjung di bulan Oktober, saat pelaksanaan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL). “Dan kalau dibandingkan dari September sampai Oktober 2017, sewaktu pelaksanaan FPSL, memang ada peningkatan yang cukup signifikan. Sekira 56.644 wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, tercatat datang ke Bitung. Dan ini bisa dijadikan patokan kunjungan pariwisata di Bitung,” tegas Lengkong, menambahkan tahun ini FPSL akan tetap dilaksanakan.

“Sudah menjadi agenda tahunan untuk pelaksanaanya. Pun kalau murni melihat angka, dari seluruh yang datang di Bitung, sekira 50 ribu murni untuk berwisata. Maka tahun ini target kunjungan akan ditingkatkan. Di setiap pelaksanaan FPSL, harus ada peningkatan yang signifikan dengan berbagai upaya akan kita dilakukan,” tutupnya.

Sementara itu, selain FSPL, ada sekira banyak potensi objek wisata, yang diandalkan Kota Bitung. “Meski masih ada beberapa kendala dari segi infrasturkturnya, tetapi sudah, mulai membaik. Hanya memang ada beberapa jalan akses masuk lokasi pariwisata yang masih agak rusak,” terang Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Serry Pangkung.

Salah satunya, Kawasan Hutan Taman Wisata Alam Batu Putih. “Selain keindahan pantai, ada juga wisata alam yang dapat dikunjungi wisatawan yang masih asri,” tukasnya.(cw-03/tan)

Kirim Komentar