13 Feb 2018 13:26

TI Gandeng Swapar Berantas Korupsi

MyPassion
KAMPANYE: Tim dari Transparency International (TI) Indonesia bersama Swara Parangpuan saat mengunjungi Grha Pena Manado Post, kemarin. Rombongan diterima Pemimpin Redaksi Manado Post Cesylia Saroinsong dan Koordinator Liputan Angel Rumeen. (Reza Mangantar/MP)

FILM ‘Menolak Diam’ karya Production House Nightbus Pictures akan diputar di Kota Manado hari ini dan esok.

Film yang bercerita mengenai kisah nyata siswa menuntut adanya transparansi anggaran salah satu sekolah di Kota Solo itu, menjadi media kampanye anti korupsi. Transparency International (TI) Indonesia pun menggandeng Swara Parangpuan (Swapar) dalam kampanye ini di Kota Manado.

Selama dua hari mereka akan road show untuk memutar film tersebut. Hari ini digelar di aula IAIN dan esok di sekretariat DPD-RI di Manado.

Dalam kunjungan di Graha Pena kemarin, tim dari TI Wawan Suyatmiko dan Nur Fajrun memaparkan beberapa alasan memilih film sebagai media kampanye. “Kami menggandeng Swapar untuk kampanye, sekaligus memakai film sebagai medianya. ‘Menolak  Diam’ ini terkait anak muda yang melawan korupsi dengan cara sederhana dan bisa beraksi konkrit. Anak sekolah juga mampu melawan korupsi,” ujar Wawan.

Ditambahkan Nur Fajrun, target mereka bukan jumlah viewer. “Kami lebih suka pemutaran berefek. Film ini bisa jadi bahan edukasi untuk anti korupsi,” ucapnya.

Sementara Direktur Swapar Lily Djenan yang diwakili Nurhasanah dan Femmy Lasena membeberkan, pihaknya tak hanya tergerak dengan kasus terkait perempuan dan anak. “Mengatasi isu korupsi tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada LSM lain yang secara bersama berjejaring memberantas korupsi. Isu korupsi harus menjadi kepedulian semua orang,” tukasnya.

Penulis Skenario Rahabi Mandra yang ikut hadir mengatakan, film ‘Menolak Diam diangkat dari kisah nyata. “Film ini berdurasi 40 menit, jadi tidak terlalu panjang dan pendek untuk diputar. Film ini juga mendapat respon bagus setelah diluncurkan pada Desember 2017,” sebut Rahabi.(tr-03/gel)

Kirim Komentar