02 Feb 2018 09:54

Visa Khusus untuk Etnis Tiongkok, Bisa Tinggal 5 Tahun

MyPassion
Ilustrasi (dok.JawaPos.com)

JAKARTA—Warga Sulut keturunan Tionghoa, diizinkan mengajukan visa khusus untuk tinggal di Tiongkok. Dengan durasi tinggal selama lima tahun setelah memenuhi kriteria yang ditetapkan. Dilansir Tempo.co, kebijakan baru yang berlaku mulai Kamis (1/2) itu, merupakan perbaikan pada visa multiple-entry satu tahun untuk etnis Tionghoa di seluruh dunia.

Perubahan yang diumumkan Kementerian Keamanan Publik pekan lalu itu, diperkirakan akan menarik lebih banyak etnis Tionghoa untuk berbisnis atau bahkan tinggal di Tiongkok.

Menurut definisi resmi Tiongkok, orang asing asal Tiongkok merujuk pada eks warga Tiongkok yang telah memperoleh kewarganegaraan asing, atau keturunan warga Tiongkok saat ini. Pemohon hanya perlu memiliki satu orang tua, kakek nenek atau leluhur yang merupakan warga negara Tiongkok. Tidak ada batasan jumlah generasi.

Tapi, pemohon diminta membuktikan asal Tiongkok mereka. Ini berarti menyerahkan dokumen resmi yang dikeluarkan pemerintah Tiongkok atau pihak berwenang di negara tempat pemohon mengajukan permohonan.

Dokumen yang membuktikan asal Tiongkok termasuk salinan paspor Tiongkok atau kartu identitas orang-orang Tiongkok atau paspor kerabat mereka.

Menurut Kantor Urusan Luar Negeri Tiongkok di Shanghai, sertifikat dari pemerintah luar negeri juga akan diterima setelah dinilai oleh Kedutaan Besar Tiongkok atau konsulat di negara asal pemohon. Kebijakan baru ini juga mempermudah pemohon dengan tidak memberlakukan pembatasan atas alasan kunjungan mereka.

"Visa semacam itu dapat diberikan kepada orang-orang etnis Tionghoa di luar negeri jika mereka perlu mengunjungi keluarga mereka, melakukan pertukaran bisnis atau budaya, atau menangani masalah pribadi di Tiongkok," tulis pernyataan kementerian tersebut.

Sementara mereka yang ingin tinggal lebih lama untuk alasan pekerjaan, studi atau hal-hal lain dapat mengajukan permohonan izin tinggal lima tahun.

"Kebijakan tersebut bertujuan untuk mendorong lebih banyak orang Tionghoa perantauan untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Tiongkok," kata Qu Yunhai, Kepala biro administrasi keluar dan masuk Tiongkok.(tan)

Kirim Komentar