29 Jan 2018 09:06

Dua Hari KPU Periksa 12 Parpol

MyPassion

12 partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akan menjalani verifikasi faktual. Pemeriksaan ini dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) dua hari, hari ini dan Selasa (30/1) esok. Komisioner KPU Sulut Dr Ardiles Mewoh mengatakan, verifikasi parpol ini wujud kepatuhan terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan menjalankan perintah Undang-Undang Nomor 7/2017.

 

"Untuk tingkat provinsi, kami memverifikasi faktual parpol sesuai data yang sudah dimasukkan di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Terakhir direvisi pekan lalu," katanya. Dibeberkan Mewoh, saat verifikasi faktual, untuk tingkat provinsi akan melihat kepengurusan parpol, keterwakilan 30 persen perempuan, dan alamat kantor. Untuk kabupaten/kota ditambah keanggotaan.

Saat ditanya terkait adanya perubahan dari setiap parpol, salah satunya pergantian pengurus, Mewoh mengatakan diberi waktu hingga 27 Januari pekan lalu.

Lanjut Mewoh, jika nanti ditemukan parpol tidak sesuai aturan, berarti belum memenuhi syarat. Tetapi dikatakan doktor jebolan Unsrat ini, jika masih belum memenuhi syarat saat verifikasi faktual, diberikan kesempatan perbaikan. "Itu dilakukan 1-3 Februari 2017," ujarnya.

Terpisah Ketua DPD Sulut Gerindra Vonnie Anneke Panambunan mengungkapkan sebagai pimpinan parpol, pihaknya siap memenuhi verifikasi faktual. "Semua sudah disiapkan. Karena ini dilakukan beberapa kali, bukan hanya saat ini. Apalagi Gerindra sudah berapa kali jadi parpol peserta pemilu," katanya.

Beberapa parpol lama juga mengaku siap diverifikasi KPU. Seperti diungkapkan Sekretaris PDI-P Sulut Franky Wongkar. “Aturannya seperti itu, kita harus penuhi,” singkatnya. Senada diungkapkan Ketua Harian Partai Demokrat Sulut James Karinda. “Sumber daya dan data serta syarat yang dibutuhkan dalam verifikasi faktual sudah kami siapkan. Tak masalah lagi. Kalau ada kesalahan bisa direvisi,” tukas Karinda.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulut Elman Saragih mengatakan, pihaknya sudah lama mempersiapkan diri untuk diverifikasi.

“Itulah sebabnya ketika pemenuhan Sipol, kami berlakukan semacam verifikasi faktual. Kalau hari ini KPU melakukan verifikasi, NasDem Sulut siap,” ucap Saragih.

Pengamat politik Dr Jhony Lengkong mengatakan, verifikasi bagus dilakukan kepada semua partai. Agar struktur partai jelas. Ini juga menunjukkan adanya kesamarataan antara partai lama dan partai baru. “Dengan begini semua bisa mengetahui bagaimana pengurus, serta di mana kantor partai. Apakah jelas atau tidak. Dengan waktu yang singkat KPU sedang disibukkan dengan beberapa kegiatan. Jadi KPU harus mengatur jangan sampai verifikasi ini tidak berjalan maksimal,” sebutnya.(tr-02/ria/gel)

Kirim Komentar