25 Jan 2018 14:20

Sulut Benteng Umat Beragama di Indonesia

MyPassion
DOAKAN SULUT: Ibadah syukur Natal dan Tahun Baru 2018 BAMAG-PDM di di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (24/1). Foto: Vanly/MP

MANADO—Badan Musyawarah Antar Gereja dan Lembaga Keagamaan Kristen (BAMAG-LKK) Sulawesi Utara (SULUT) dan Persekutuan Doa Makassar (PDM) yang berpusat di Jakarta, melaksanakan ibadah syukur Natal dan Tahun Baru tahun 2018, kemarin (24/1) di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut.

Pdt Lucky Rumopa MTh yang memimpin ibadah dalam dalam khobahnya mengatakan, kasih Tuhan adalah yang termulia dan tidak akan pernah hilang bagi setiap yang merindukannya. "Tuhan sangat mencintai kita, untuk itu mari kita berbuat yang baik. Karena banyak berbuat baik banyak menutupi dosa," tuturnya.

Ketua Persekutuan Doa Makassar Pdt Louis Pakaila menambahkan, ini merupakan kerinduan PDM untuk melaksanakan syukur Natal dan Tahun Baru, bersama warga Sulut, lewat BAMAG yang ada. "Denominasi gereja di Sulut sudah sangat baik, kami berharap itu akan terus terwujud seperti visi dan misi kami," ucapnya.

Pakaila menambahkan, anggota PDM terdiri dari berbagai denominasi gereja, bahkan dari berbagai agama yang ada. "Kami berkerinduan lewat kegiatan ini, dapat berbagi kasih, lewat kabar kesukaan dan sukacita," ujarnya.

Lanjutnya, kerukunan antar umat beragama di Sulut merupakan satu teladan di daerah lain. "Manado merupakan benteng kerukunan antar umat beragam di Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Ketua BAMAG Kota Manado Pdt Juddy Tunari MTeol mengatakan, kegiatan ini untuk mendorong masyarakat agar secara aktif terus berdoa bagi Sulut supaya semakin maju dan diberkati oleh Tuhan. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi kesaksian bagi banyak orang terutama bagi warga Sulut," tukasnya.(ctr-01/tan)

Kirim Komentar