19 Jan 2018 14:46

Turun Berkebun, JWS `Istirahat` dari Dunia Politik

MyPassion
VIRAL: Video JWS kembali turun berkebun menjadi viral di media sosial Facebook. Pasca diunggah di akun Mener Sajow, kemarin pagi, tercatat hingga pukul 19.00 tadi malam, foto ini sudah mengantongi lebih dari 1.000 like dan share. Video ini pun sudah ditonton lebih dari 241 ribu orang.

MINAHASA—Pasca petahana Jantje Wowiling Sajow (JWS) urung dicalonkan kembali PDI-P di Pemilihan Bupati (Pilbup) Minahasa, JWS legowo dan berbesar hati. JWS yang masih menjabat sebagai Bupati Minahasa ini menuturkan, dirinya akan fokus menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sebagai orang nomor satu di Minahasa ini. Kemudian, ayah tiga anak ini akan kembali ke kebun sebagai petani.

JWS kepada koran ini JWS menuturkan, dirinya ingin menikmati masa setelah menjabat bersama kekuarga. “Ingin menikmati masa yang terabaikan sejak terjun di dunia politik tahun 1992. Tapi bukan berarti penggung politik akan ditinggalkan. Hanya istirahat. Jika kesehatan masih oke, JWS akan come back,” janji JWS.

Selang masa ‘istirahat’ ini, JWS membeberkan, dirinya akan kembali ke kebun. “Saya akan mengurus kebun. Selain itu, ada usaha sedikit, yaitu kerja sama rumah murah yang kontraknya sdh ditandatangani. Bulan ini sudah mulai dikerjakan, target lima tahun akan menyiapkan 10 ribu rumah murah,” kata JWS. Rumah murdah ini, lanjutnya adalah rumah subsidi tanpa uang muka. “Uang mukanya saya yang tanggung. Jadi lima tahun ini ada waktu untuk berkarya, bersama keluarga dan memberi sesuatu untuk rakyat yang kurang mampu. Mungkin ini maksud Tuhan untuk JWS,” pungkas mantan kepala sekolah ini.

Terpisah, tokoh masyarakat Tondano James Sumayku menyatakan, pasca tak diakomodirnya JWS sebagai calon bupati, dukungan      justru semakin besar. “Masyarakat Minahasa masih menginginkan sosok seperti JWS. Hanya karena kepentingan partai, hanya ambisi dan egoisme partai untuk suksesi, JWS yang dikorbankan,” katanya.  Menurut akademisi ini, JWS adalah sosok yang sederhana, namun punya ide dan gagasan yang tidak dimiliki banyak orang. “Jadi, memang kerinduan akan masyarakat terhadap sosok pemimpin seperti ini sangat besar,” pungkas Sumayku. (fgn)

 

 

Kirim Komentar