19 Jan 2018 07:52
Dicari Pelayan Yang Mendamaikan

BPMS Banjir Calon

MyPassion

MANADO- Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) siap melaksanakan pemilihan di aras sinode, Maret mendatang. Sejumlah nama calon Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS), Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) dan Badan Pengawas Perbendaharaan Sinode (BPPS) periode pelayanan 2018-2022, mulai disebut-sebut di kalangan jemaat. Untuk BPMS, incumbent periode 2014-2018 masih berpeluang besar.

i kalangan pendeta, ada Wakil Ketua Bidang Hubungan Kerjasama Pdt Dr Hein Arina, Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Sumber Daya Pdt Petra Rembang MTh, Sekretaris Pdt Dr Hendry Runtuwene, Wakil Sekretaris Bidang Pekerja GMIM dan Pelsus Pdt Richard Mengko MTeol, dan Wakil Sekretaris Bidang Data dan Informasi Pdt Janny Rende MTeol.

Arina Cs akan mendapat ‘ujian’ dari Pdt Anthonius Sompe, Pdt Hesky Manus, Pdt Roy Tamaweol, Pdt Lamberty Mandagi, Pdt Grace Rumengan-Ngantung (selengkapnya lihat grafis, red) untuk masuk struktur BPMS. Incumbent dari unsur penatua dan syamas, Wakil Sekretaris Bidang Hukum, HAM dan Sertifikasi Aset Pnt Jhonly Wendur SH MH, Bendahara Sym Recky Montong MTh, tetap berpeluang. Tantangan berat diprediksi datang dari Sym Meita Gerungan-Walla SE, Pnt Dr Tommy Sumakul MH, Pnt Brian Waleleng SH, Pnt Novie Kaligis SE MM, Pnt Kombes Pol Drs John Rori dan Sym Ir Rita Mantiri-Tangkudung.

Pdt David Tular mengatakan, pemimpin yang dibutuhkan saat ini ialah pemimpin yang harus dapat memberdayakan seluruh perangkat pelayanan di jemaat sampai di kolom. Karena di kolom dibentuk pembinaan mental, kepribadian, spiritual, kerohanian, dan persekutuan jemaat yang sungguh. "Kebesaran GMIM itu bukan karena BPMS yang hebat, tapi karena jemaat dan kolom yang kuat," ucap Pdt Tular.

Tular menambahkan, UKIT merupakan dapur teologi GMIM. Namun, sampai saat ini kasus UKIT sudah berlarut-larut. "Saat ini, pemimpin yang dibutuhkan oleh GMIM adalah pemimpin yang memiliki semangat rekonsiliasi artinya bisa mendamaikan, dan merangkul semua kalangan," tambahnya.

12
Kirim Komentar