17 Jan 2018 08:54
Penggagas Festival Kentang, Bangun Gereja Hortikultura Pertama di Indonesia

Pdt Wailan Posumah Raih Manado Post Award 2017

MyPassion
ULET: Festival Kentang yang digelar September 2017. Selain itu, berkat keuletannya, saat ini jemaat Modoinding juga sementara membangun Gereja Hortikultura pertama di Indonesia.

SEJAK tahun 2010, dalam rangkaian HUT, Manado Post memberikan award kepada sosok-sosok inspiratif. Manado Post Award adalah perwujudan idealism jurnalis Manado Post; good news is a good news, kebaikan telah menang.

MP award tahun kali ini diberikan kepada Pdt Wailan Posumah dan Wenny Lumentut SE. Dua sosok yang sukses mengembangkan pariwisata di Sulut. (Baca: Wenny Lumentut Raih Manado Award 2017)

Pdt Wailan, Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Modoiding yang menjadi pelopor Festival Kentang. Event ini digagas bersama masyarakat Kecamatan Modoinding dan di tahun-tahun awal, Festival Kentang digelar tanpa campur tangan pemerintah.

Bersaksi tak sebatas berkhotbah di atas mimbar. Itulah yang ditunjukkan Wailan Posumah. Seorang pendeta, petani, pencetus ide baru pemasaran kentang di Kecamatan Modoinding yang dijuluki ‘Dapur Indonesia Timur’.

Tak hanya itu, Ketua BPMW Modoinding dan BPMJ GMIM Sion Pinasungkulan ini juga sedang membangun ikon Modoinding. Gereja hortikultura pertama di Indonesia. Atap gereja dibuat replika kentang ukuran 14x24 meter.

Sementara menaranya replika (berurutan dari dasar) labu, kubis, petsai, wortel, dan bagian paling atas dibangun salib. Pembangunan Gereja Hortikultura menurutnya sebagai bentuk komitmen gereja menopang pengembangan wisata di Modoinding.Manado Post  Award 2017 diberikan kepada Pdt Wailan Posumah(*)

Kirim Komentar