16 Jan 2018 13:43
Tiga Bulan Jamin Sering Kunjungi Warga

Ribuan Warga Jemput SWM di Bandara

MyPassion
PADAT: Masyarakat memadati Bandara Melonguane menjemput SWM. Foto lain saat SWM menyapa warga dan mengklarifikasi beberapa persoalan yang beredar di masyarakat di kantor bupati, kemarin.

TALAUD—Ribuan masyarakat Talaud menjemput kedatangan Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM), di Bandar Udara Melonguane, Senin (15/1) kemarin.

Kedatangan mereka sebagai wujud kecintaan dan dukungan kepada SWM yang sekarang ini dinonaktifkan selama tiga bulan sebagai bupati oleh Menteri Dalam Negeri, dikarenakan melakukan keberangkatan ke luar negeri tanpa izin.

Dari pantauan, sekira pukul 11.15 Wita Bupati nontaktif ini dan rombongan serta para wartawan nasional tiba di Bandara Melonguane, dijemput sorak dukungan dari ribuan masyarakat yang telah lama menunggu kedatangan SWM.

Adapun kedatangan SWM ini diamankan ratusan personel Polres dan TNI. Dari Bandara, SWM dikawal menuju kantor Bupati Kepulauan Talaud sepanjang Jalan Buibatu. Dengan berjalan kaki SWM bersama rombongan warga menuju kantor bupati.

Pukul 11.49 Wita, SWM dan rombongan tiba di kantor bupati. Di sana SWM menyampaikan kehadiran dirinya di kantor bupati untuk menjawab berita yang beredar bahwa dirinya telah dipenjara. “Saya sekarang di Talaud. Tidak di penjara. Warga jangan percaya berita hoax. Saya datang ke kantor bupati, karena sampai sekarang belum menerima SK penonaktifan. Saya pribadi yang taat aturan. Kalau SK sudah terima, tentu saya akan mentaati dan menjalani keputusan tersebut. Kita hormati hukum. Saya akan tetap ikuti aturan,” tegasnya.

SWM tidak memungkiri bahwa dirinya kecewa dengan keputusan menteri tersebut. Menurutnya, apa yang menimpa dirinya merupakan pertama dalam kepemimpinan Jokowi-JK. “Sekarang Talaud dalam keadaan aman dan kiranya akan tetap demikian. Jujur saya memang kecewa, sebab keberangkatan saya ke Luar Negeri bukan untuk jalan-jalan. Tapi mengikuti kursus ekonomi maritim. Yang tentu bermanfaat bagi kemajuan wilayah Talaud. Surat permohonan izin juga telah dibuat. Hanya karena sesuatu hal tidak sampai kepada pemerintah provinsi. Saya punya niat untuk itu,” jelasnya.

SWM juga menegaskan kembali bahwa dirinya akan jalani sesuai isi dari SK tersebut. “Lagipula hanya tiga bulan. Waktu tersebut akan saya gunakan untuk lebih dekat dengan masyarakat. Saya akan sering mengunjungi warga. Toh masyarakat di pihak SWM. Saya minta agar warga turut berpartisipasi jaga stabilitas wilayah. Jangan buat keributan,” tandasnya.(fik/gnr)

Kirim Komentar