13 Jan 2018 09:05
Dua Tersangka Pemalsu Tanda Tangan Ditahan

Tatong Bisa Lawan Kotak Kosong

MyPassion
Tatong Bara

KOTAMOBAGU—Polres Bolmong resmi menahan dua   tersangka terkait kasus pilkada. Kedua tersangka itu yakni FS, warga Kelurahan Mogolaing dan AG, warga Kelurahan Matali, Kamis (11/1). Kedua tersangka ditahan lantaran melakukan pemalsuan tanda tangan untuk dukungan perseorangan paslon Jainudian Damopolii dan Suharjo Makalalag (Jadi-Jo).

 

Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Hanny Lukas membenarkan tersangka telah ditahan. “Saat ini   kita masih terus melakukan pengembangan," ujarnya.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kotamobagu Musly Mokoginta mengatakan, pihankya juga sementara menyeriusi dengan bekerja bersama Tim Gakumdu. “Jika terbukti pastinya akan di proses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Hal tersebut, juga lanjutnya, bisa membuka peluang paslon Tatong Bara-Nayodo Kurniawan (TB-NK)   melawan kotak kosong.  

Sebelumnya, pimpinan Bawaslu Sulut Mistarin Humagi mengatakan, pihaknya tidak main-main dengan pelanggaran pilkada. Apalagi dilakukan secara  terstruktur di semua desa dan kelurahan. “Jika memang terbukti melanggar. Tentu akan kami   proses. Apalagi pelanggarannya untuk kepentingan   dalam pilkada, maka konsekuensinya peserta bakal calon akan gugur dengan sendirinya. Kami akan menindak setiap pelanggaran yang terjadi,” tegasnya. (ctr-05/can)

Kirim Komentar