13 Jan 2018 08:37

Putra Sulut Ini Penerus Taufik Hidayat

MyPassion
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay

TAHUN 2017 membuka jalan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay melaju ke Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. Di SKO Ragunan, ia satu kelas dengan Egy Maulana Vikri. Bahkan, disebut-sebut calon penerus pebulutangkis legenda Indonesia Taufik Hidayat. 

Pria kelahiran Tomohon Sulawesi Utara (Sulut) 15 Januari 2000 ini, berasal dari keluarga petani. Menariknya, Ikhsan mulai mengenal bulutangkis sebagai permainan anak-anak di kampung.

"Main di depan rumah saja, nggak ada lapangannya. Terus saya kalah dan sedih, kata papa, ‘mau ngalahin dia nggak’. Sejak itu, saya serius untuk berlatih," kenang Ikhsan.

Oleh ayahnya, Ikhsan yang mengidolakan pemain China, Lin Dan itu, awalnya didaftarkan ke PB Mutiara Tondano, yang kini sudah bubar. Dia sempat bergabung dengan klub Papua, PB Hiu. Tapi, kemudian memilih untuk pulang ke Tomohon. Setelah itu, dia bergabung dengan klub di Bandung saat berusia 11 tahun, tapi tidak betah.

Hingga 2015 di Manado, menjadi momen penting bagi Ikhsan. Tetapi saat itu dia gagal, dikalahkan Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu. Hingga Ia menjadi giat berlatih.

Dalam prosesnya, Ikhsan mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan SKO Ragunan di Jakarta. Ikhsan satu kelas dengan pemain Timnas U-19, Egy Maulana Vikri.

"Dia akan main di klub luar negeri, ya. Saya ke Cipayung," ujar Ikhsan.

DI SKO Ragunan, Ikhsan ditangani bekas pemain timnas yang juga pemain PB Djarum, Luluk Hadiyanto. Luluk menilai Ikhsan bukan pemain berbakat, tapi seorang pekerja keras.

"Saya melihat power Ikhsan sangat besar, kalau talenta sih tidak ada yang istimewa. Tapi, dia mau belajar dan mau latihan ekstra," kata Luluk.

Bahkan, pukulan-pukulan Ikhsan masih mentah. Ikhsan belum mengenal banyak pukulan yang biasanya sudah dimiliki pemain seusia dia.

Namun, Luluk melihat potensi besar Ikhsan. Dia pun menularkan kemampuannya. Luluk mengakui upaya itu tidak mudah. Sering dia jengkel, kalau Ikhsan sulit menerima skill baru. Beruntung bagi Luluk, dia dekat dengan Christian Hadinata sehingga bisa berkonsultasi kapan saja.

Hampir tiga tahun di SKO Ragunan, Ikhsan menjawab dengan mampu menjadi juara tunggal taruna putra Kejurnas 2017. Sukses di Kejurnas itu, membuat Ikhsan mendapatkan tiket ke Pelatnas Cipayung. Dia berstatus pelatnas pratama.

"Setelah bergabung ke pelatnas saya semakin bersemangat. Apalagi, saya bisa bertemu dengan senior macam Ihsan (Maulana Mustofa), Jonatan (Christie), dan Anthony (Sinisuka Ginting)," kata Ikhsan.

"Kalau sharing atau ngobrol sih belum, saya kan di pratama. Tapi, saya sering memperhatikan mereka saat latihan. Saya ambil hal positif dari latihan mereka," Ikhsan mengungkapkan. (***)

Komentar
  • MyPassion

    fauzi
    13 Jan 2018 14:59

    semangat bawa nama bangsa indonesia
Kirim Komentar