13 Jan 2018 09:23
Peran Orangtua dan Toga Ditingkatkan

Orang Beragama Tidak Lakukan Pencabulan

MyPassion
Ilustrasi

MANADO--Kasus pencabulan yang terjadi di Sulawesi Utara (Sulut) sangat banyak. Data yang diperoleh dari kepolisian sepanjang Januari sampai oktober tahun lalu, ada 116 anak yang menjadi korban pencabulan. Hal ini mendapatkan perhatian dari para tokoh agama (toga).

Ketua Wilayah Kerapatan Gereja Babtis Indonesia (KGBI) Sulut Pdt Joy Lempas STh mengungkapkan, sebetulnya jika seorang yang beragama pasti tidak akan melakukan hal tersebut. "Dalam Kristen diajarkan agar menjadi garam dan terang dunia, mengajarkan hal yang baik bukan kemudian menjadi perusak," ungkapnya.

Dia menambahkan, peran toga juga sangat penting, dalam memberitakan kebenaran. "Harusnya ini menjadi pelajaran juga bagi tokoh-tokoh agama, agar dalam berkhotbah boleh mendidik umat menuju suatu perubahan," ungkap Lempas.

Terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado H Mashar Kinontoa SAg mengatakan, hal ini tentu dilarang oleh agama. "Peran tokoh agama harus menasehati dan memperingati kepada umat, jika ini merupakan sesuatu yang tidak benar dan melanggar hukum," ujarnya.

Dia menambahkan, dalam hal ini peran orangtua untuk mendidik anak sangat penting. "Pengawasan orangtua perlu ditingkatkan, apalagi bagi anak yang masi dibawa umur. Jika berpergian harus sepengetahuan orangtua dan jangan keluar rumah sampai larut malam," tutur Kinontoa.

Ketua Badam Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kota Manado Pdt Juddy Tunari MTeol menambahkan, hal ini merupakan pergumulan bagi pimpinan-pimpinan agama. "Para pimpinan agama harus mengambil peran untuk mengingatkan kepada umat melalui ceramah dan khotbah tentang kehidupan spiritual," paparnya.

Dia menambahkan juga, sebagai tokoh agama harus mengingatkan kepada orangtua agar terus mengawasi anak-anak mereka. "Dengan adanya pengawasan yang rutin dari orangtua kepada anak, itu akan mengurangi resiko terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama," ungkap Tunari.

Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Lembean Kombi Pdt Richard Sahaessy SH MTh mengatakan, pencabulan terjadi karena kurangnya kontrol orangtua kepada anak. "Orangtua harus selalu mengingatkan kepada anak mana yang baik dilakukan dan mana yang harus dijauhi," ujarnya.

Sahalessy juga menyampaikan, peran tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat penting. "Jangan pernah lelah untuk terus mengingatkan akan hal yang baik dan buruk kepada masyarakat," pungkasnya.(vanly/ite)

 

Kirim Komentar