12 Jan 2018 09:42

Ratusan Sertifikat Tanah Siap Dibagikan

MyPassion

MANADO—Presiden Joko Widodo menggenjot Badan Pertanahan Nasional (BPN) di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), agar bisa memaksimalkan Program Nasional Agraria (Prona). Saat ini dikenal sebagai Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Karenanya, beberapa daerah melalui ATR/BPN  masing-masing sudah menargetkan sejumlah bidang tanah untuk disertifikasi melalui PTSL tahun depan.

Di Manado, ATR/BPN Kota Manado kembali melanjutkan Program Nasional Agraria (Prona) atau PTSL di tahun ini.  Kepala Seksi Hubungan, Hukum dan Pertanahan BPN Manado Parulian Hutahean SH mengatakan, Prona 2018 ditargetkan 3.000 bidang tanah. Tapi hanya 60 persen atau 1.650 sertifikat yang akan direalisasikan. ”Untuk lokasi sudah ditinjau BPN, yaitu Kecamatan Mapanget,” sebutnya.

Lanjut Parulian, untuk kelurahan yang akan menerima Prona  masih belum ditentukan. Karena, pemberian sertifikat gratis harus dilakukan hati-hati. “Kita harus survei dulu mana saja yang layak menerima untuk kita proses agar Prona tepat sasaran,” ujarnya

Sementara untuk Prona tahun 2017, dia menjelaskan, ada 350 sertifikat yang sudah terealisasi. Yaitu di Kecamatan Tuminting terbagi di Kelurahan Tumumpa I 250 sertifikat dan Tumumpa II 100 sertifikat. “Selanjutnya tinggal menunggu penyerahan sertifikat ke wali kota, sekitar 24 atau 25 Januari,” tandasnya.

 

Sementara di Minahasa Utara (Minut), ATR/BPN menargetkan 5.000 bidang tanah untuk disertifikasi. Kasubsi Pengadaan Tanah BPN Minut Edmudis Brant mengatakan, sesuai petunjuk Kemendagri 189/1981 tentang Prona, untuk proses pensertifikatan tanah secara masal sebagai wujud program tertib di bidang pertanahan, yang pelaksanaannya dilakukan secara terpadu.

“Dan ditujukan bagi segenap lapisan masyarakat terutama bagi golongan ekonomi lemah, serta menyelesaikan secara tuntas terhadap sengketa-sengketa tanah yang bersifat strategis,” katanya. Sementara untuk tahun 2017, target 3.500 bidang tanah telah direalisasikan. “Bahkan tahun 2016 lalu, sertifikat prona diserahkan langsung secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo,” tandasnya.

Sedangkan untuk Kota Bitung, ATR/BPN tahun 2017 berhasil menuntaskan sertifikasi 450 bidang tanah. Menariknya, di tahun 2018 ini, BPN Bitung mendapat target 2.200 bidang tanah untuk disertifikasi. Kepala Kantor BPN Bitung Johanis Doringin SH mengatakan, dari target Prona PTSL tahun 2017, realisasinya 100 persen. Dengan target 450 bidang tanah, di tiga kelurahan.

Namun diakuinya, realisasi target tahun lalu, ada beberapa kendala yang dihadapi. Salah satunya target yang ada di lahan transmigrasi Kelurahan Danowudu. Namun sudah diganti dengan lahan lainnya, agar target sekira 450 bidang tuntas. “Lahan ini sudah terukur semua, namun belum bisa ditindaklanjuti. Dan akan masuk di program selanjutnya tahun ini. Maka, BPN mengganti 40 lahan transmigrasi ini dengan lahan lainnya di tiga kelurahan. Yakni Danowudu, Girian Permai dan Aertembag,” paparnya.

12
Kirim Komentar