11 Jan 2018 09:47

Tak Diakomodir, Ketua Gerindra Mundur

MyPassion
Ivanry Matu

MITRA—Politisi Gerindra Ivanry Matu memilih mundur sebagai Ketua DPC Gerindra Minahasa Tenggara (Mitra). Hal ini menyusul dukungan partai Gerindra yang memilih ikut bergabung dengan tujuh partai lainnya mengusung pasangan JS-Legi. Dia menilai, proses demokrasi melawan kotak kosong adalah bagian dari kepentingan elit partai. Sementara hak rakyat untuk memilih pemimpin terpasung.

 

"Secara undang-undang kotak kosong dibenarkan. Akan tetapi apa yang terjadi di Mitra, saya menilai parpol telah gagal menyajikan proses demokrasi yang kompetitif," ujar Matu yang sebelumnya ingin bertarung di pilkada Mitra.

Menurutnya, masyarakat harus diberi kesempatan memilih pemimpin bukan hanya pada satu calon saja. Proses ini seperti halnya pemimpin yang hanya dipilih para elit partai di DPR dan bukan dipilih masyarakat. "Partai Gerindra telah memilih untuk ikut menyajikan kotak kosong. Nah sebagai pertanggung jawaban atas proses ini, saya pilih mundur dan tidak menjadi bagian di dalamnya," tegas Matu.

Dia juga menegaskan tidak punya konflik pribadi dengan bakal calon petahana James Sumendap. Ataupun kecewa terhadap partai yang tidak mengakomodir dirinya. Hanya saja dia memiliki pandangan politik berbeda. Demikian halnya dengan Gerindra.

"Saya tegaskan bahwa di partai saya sempat mengusulkan beberapa nama untuk dipertimbangkan di usung. Bukan saya saja. Akan tetapi hasilnya lain seperti ini. Saya sayangkan banyak kader potensial di Mitra yang tidak diakomodir hanya karena kepentingan elit partai," keluhnya. (tr-04/can)

Kirim Komentar