11 Jan 2018 09:21

Realisasi Ekspor Capai 9,2 T

MyPassion

MANADO—Realisasi Ekspor untuk 10 komoditas unggulan Sulut hingga November tahun lalu menyentuh angka USD 713 juta. Atau setara Rp 9,2 triliun.  Kabid Luar Negeri Disperindag Sulut Darwin Muskin menjelaskan, tahun ini hasil ekspor berada di angka yang stabil. Namun ada sedikit perkembangan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dari target yang ditetapkan, tidak semua barang atau bahan pangan yang ekspornya dalam jumlah besar. Seperti ikan tahun ini sedikit menurun diakibatkan beberapa alasan, seperti ketersediaan, dan permintaan dari negara tujuan yang memang sedikir,” bebernya.

Dirinya menambahkan tahun ini Sulut melakukan ekspor perdana untuk lobster air tawar ke China. Dengan bobot berat 120 kg dan nilai USD 490 juta. “Awal tahun ini, sudah ada ekspor yang dilakukan. Semoga ekspor barang lainnya sesuai dengan target,” dia berharap.

Dirinya pun berjanji, jika di tahun ini pihaknya akan rutin melakukan pertemuan bisnis dengan eksportir Indonesia timur. Juga importir Filipina guna meningkatkan nilai ekspor Sulut. “Semoga hasilnya akan terus mengalami perkembangan,” tutupnya.

Terpisah, pengamat ekonomi Sulut Prof Paulus Kindagen mengatakan, ekspor merupakan hal yang sangat berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Artinya hasil ekspor yang mengalami perkembangan  cenderung akan meningkatkan perekonomian.

Fakta seperti ini menurut Kindangen seharusnya dapat mendorong upaya lebih besar di waktu akan datang agar volume ekspor terus meningkat, begitupun dengan nialinya. “Kalau nilai meningkat, otomatis ekonomi pun mengalami peningkatan, dan juga meningkatkan kesempatan kerja sehingga akan berdampak pada penurunan angka kemiskinan,” kata Kindangen.

Dirinya berharap tahun ini, ekspor akan terus mengalami perbaikan.  “Pemerintah harus lebih memastikan hasil industri pengelolaan hasil pertanian, dan juga perikanan. Semua sektor industr harus terus didorong agar volume ekspor terus mengalami kenaikan,” tutupnya. (ctr-02/fgn)

Kirim Komentar