11 Jan 2018 09:45

Kejahatan Seksual Teror Anak-anak

MyPassion
Ilustrasi

MANADO—Para orang tua di Sulawesi Utara harus berhati-hati. Aktivitas anak perempuan di bawah umur wajib mendapat pengawasan ketat. Sebab, ancaman kejahatan seksual ada di mana-mana. Bukan tanpa alasan, data terbaru dari kepolisian, sepanjang Januari hingga Oktober tahun lalu, ada 116 anak jadi korban pencabulan.

 

Ratusan kasus tersebut mendapat sorotan dari Pakar Hukum Pidana Harly Rumagit MH. Dirinya menilai, hukum kebiri adalah salah satu solusi menekan kasus pencabulan anak. “Bisa diterapkan untuk memberikan efek jera terhadap pelaku pencabulan yang menargetkan anak-anak,” tuturnya.

Lanjutnya, jika pelaku setelah melakukan pencabulan terhadap anak kemudian melakukan tindakan lebih, seperti membunuh, bisa langsung diterapkan hukuman terberat. “Hukuman yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kita,” tandas dosen Unima ini.

Sementara itu, Sosiolog Dr Jefry Paat mengatakan kasus kejahatan seksual seperti percabulan, terjadi ketika ada kesempatan dan pengawasan orang tua yang kurang, sehingga terjadi pembiaran. “Harus ada hubungan internal keluarga. Sehingga tidak terjadi hal yang tak diinginkan. Dengan tidak adanya kesempatan, maka niat untuk mencabul tidak ada,” sarannya.

Ia pun menekankan, agar para pelaku dihukum berat. “Karena mereka telah merusak masa depan korban. Dengan adanya hukuman berat, ini bisa mengurangi kasus-kasus sepeti ini,” tukas Paat.

12
Kirim Komentar