11 Jan 2018 08:13

Eks Kadis Tata Kota Manado Mendekam di Rutan Polda

MyPassion
Benny Mailangkay

MANADO—Kasus dugaan korupsi lampu penerangan jalan solar cell kembali bergulir di Polda Sulut. Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi Polda sudah memulangkan JBM alias Benny Mailangkay setelah diringkus KPK, di kediamannya di Bintaro, Selasa (9/1) sore.

Dari penelusuran Manado Post, Benny yang sempat buron sejak September 2017, sudah mendekam di ruang tahanan (rutan) Polda Sulut, yang berada di samping lapangan upacara. Hal itu dibuktikan dalam daftar tahanan yang terpampang di papan tulis. Nama Benny berada di urutan ke 11 dari 14 tahanan di dalamnya. Sayang, ketika hendak dipotret, petugas tak mengizinkan. “Aturannya begitu. Tak bisa,” tandas petugas kepada wartawan harian ini.

Namun menurutnya, Benny masuk ke rutan nanti pukul 11.45 Wita, pasca dibawa pulang Selasa malam dari Jakarta. “Sudah masuk pagi tadi (kemarin) sekira 15 menit sebelum jam istirahat makan siang,” ujar petugas tersebut. “Tadi siang juga beberapa anggota keluarganya datang berkunjung kemudian langsung balik,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan penahanan JBM di rutan Mapolda. “Iya benar. Ditangkap kemarin (Selasa) dan langsung dipulangkan malamnya. Saat ini tersangka diamankan di rutan Polda,” bebernya, Rabu (10/1).

Terkait proses hukum selanjutnya, mantan Wadireskrimsus Polda Maluku Utara ini mengatakan, saat ini proses hukumnya masih berjalan. “Sedang dalam proses perlengkapan berkas perkara oleh penyidik tipikor. Secepatnya bila sudah rangkum akan segera dilanjutkan ke jaksa penuntut umum,” pungkas perwira tiga melati itu.

Diketahui, sebelumya dikatakan Tompo, saat ada pertemuan dengan tim KPK sekitar bulan Agustus. Tim Polda pernah menginfokan, bahwa ada satu tersangka tipikor yang masih DPO. “Saat itu, data-data dari tersangka pun diberikan kepada KPK,” bebernya.

Menurut, tim dari Polda sudah melakukan pengecekan dan pencarian beberapa kali di Jakarta. Tapi, JBM tidak ditemukan. Kemudian, KPK akhirnya memonitor posisi tersangka di Jakarta, Kamis pekan lalu. Selanjutnya menghubungi Subdit Tipikor Polda Sulut. “Nah, Senin tim dari Polda berangkat dan menangkap BM di Jakarta, di Bintaro. Penangkapan tadi sore (kemarin, red),” jelas Tompo, perwira pangkat tiga melati.

Di sisi lain, disampaikan juru bicara KPK Febri Diansyah, penangkapan BM terkait pelaksanaan tugas supervisi. Sehingga KPK memberikan dukungan penangkapan tersangka perkara dugaan tipikor pengadaan, sarana dan prasarana penerangan jalan umum sistem solar cell pada Dinas Tata Kota Manado Tahun 2014. “Yang disidik oleh Polda Sulawesi Utara atas nama tersangka JBM," ungkap Febri di kantornya, Gedung Merah Putih, Jakarta, kemarin. Kata Febri, JBM ditangkap di kediamannya di Bintaro, Tangerang Selatan.

"Kegiatan penangkapan merupakan sinergi antara Polda Sulut, KPK, serta Polres Tangerang Selatan," tambahnya. Usai ditangkap, tersangka tersebut dibawa ke Sulawesi Utara. JBM merupakan tersangka kasus korupsi proyek Solar Cell Kota Manado tahun anggaran 2014 yang ditangani Sub Dit Tindak Pidana Korupsi Polda Sulut. Ia sudah masuk DPO sejak September 2017. Dia disangka melanggar Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP yang diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 3,1 M.(tr-06/gnr)

Komentar
  • MyPassion

    rolex kopior
    11 Jan 2018 10:35

    Rolex wurde 1963 in der Generalversammlung geboren,Replik Rolex-Uhren es sei denn, die Rolex Daytona, Daytona USA und die Veranstaltung, die endgültige Auswahl für denReplik Breitling Uhren vorgesehenen Zeitfahren der Rolex-Uhren, werden zusammenfallen, die Quelle der Daytona-Serie, Rolex Experience 53 Jahre der replica uhren shopGeschichte sind immer noch das klassische Design des Jahres, und Rolex war schon immer die Stillinie, anstatt die Entwicklung der iterativen Evolution, ist die Wartung von Rolex der Hauptgrund für viele der Klassiker.
Kirim Komentar