11 Jan 2018 10:16

Berkas Beasiswa Diduga Dipalsukan

MyPassion

MINSEL—Guna mendapatkan beasiswa, sejumlah mahasiswa asal Minsel ambil jalan pintas. Mereka diduga nekat memalsukan dokumen administrasi kelengkapan. Hal itu terkuak dalam proses seleksi penerimaan beasiswa Cita Eman Pande (CEP). Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Maxie Pattyrannie membeber, fakta tersebut ditemukan dalam proses verifikasi faktual. “Ada beberapa peserta yang memalsukan tanda tangan pimpinan kampus. Ada juga yang proposalnya hasil menjiplak,” ungkapnya.

 

Lanjutnya, dengan temuan itu, peserta telah didiskualifikasi. Namun, dia menyebut tidak ada langkah hukum melaporkan pelaku pemalsuan. Dijelaskan, beasiswa tersebut telah dilakukan selang beberapa tahun terakhir. Tahun ini, alokasi anggaran hingga Rp 2 miliar. Ratusan mahasiswa dibagi dalam jejang pendidikan yang diikuti. Seleksi berkas sendiri telah dilakukan sejak tahun lalu.

“Untuk D3 Rp 3,5 juta, S1 Rp 4,5 juta, S2 8 juta dan S3 10 juta per orang. Unima dan Unsrat merupakan perguruan tinggi terbanyak yang mahasiswanya kita berikan beasiswa,” tuturnya. Proses seleksi berkas sendiri sempat menuai keluhan sejumlah calon penerima beasiswa. Pasifnya panitia dalam memberikan informasi perkembangan dikritisi sejumlah mahasiswa yang sudah memiliki hasrat besar menyelesaikan studi dengan bantuan dana tersebut.

Beberapa nama yang tidak lolos bahkan mengeluhkan sikap panitia yang melakukan uji publik terhadap nama yang lolos dan tidak di waktu libur. “Akhirnya sudah ditetapkan tapi kami tidak diberikan kesempatan mengonfirmasi adanya kesalahan administrasi yang terjadi," ujar Art Paint, salah seorang peserta seleksi beasiswa.(jen/gnr)

Kirim Komentar