11 Jan 2018 10:15

350 Kuota CPNS Dikaji, Diminta Jangan PHP

MyPassion
Ferdinand Tiwa

MINSEL—Kuota penerimaan CPNS Pemkab Minsel terus dikaji. Bila di tahun lalu, 300 kursi diajukan ke pusat. Kini, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKDD) mengusulkan kuota 350 CPNS.

 

Kepala BKDD Ferdinand Tiwa menyebut, setiap tahun rata-rata 100-an PNS pensiun. Olehnya setelah melakukan pengkajian tingkat kebutuhan pegawai di semua perangkat daerah, jumlah tersebut yang diusulkan.

Kata dia, selain banyak pegawai pensiun, pihaknya masih membutuhkan tenaga teknis yang masih minim. "Prioritas di tenaga kesehatan dan pendidikan. Nantinya mereka kita distribusikan ke beberapa wilayah," tutur dia.

Dijelaskan, setiap tahun, pihaknya memang mengalokasikan anggaran untuk penerimaan CPNS. "Semua daerah juga begitu. Itu untuk jaga-jaga kalau nantinya ada penerimaan sepeti kabar ini," terangnya.

Untuk anggaran, Tiwa menyebut, tak banyak yang disiapkan. Sebab, anggaran lebih banyak dibebankan ke pusat. "Sistem penerimaannya kan online. Jadi mungkin cuma makan minum yang kita siapkan. Sisanya, untuk teknis jadi tidak besar," beber dia.

Sekretaris BKDD Martin Tarigan mengungkapkan, selama tiga tahun moratorium, 278 PNS pensiun. Jumlah itulah yang akan diisi. Ditambah PNS yang pensiun tahun ini. "Kita masih hitung berapa tahun ini. Tapi sekira 350an yang kita butuh," tuturnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Frangky Lelengboto meminta pemkab melakukan kajian mendalam terkait penerimaan PNS. Bila anggaran belanja memungkinkan, penerimaan baiknya dilakukan semaksimal mungkin. Pemkab jangan jadi pemberi harapan palsu (PHP). "Supaya tidak ada banjir THL lagi. Agar tidak ada alasan kekurangan SDM lagi terutama di pendidikan dan kesehatan," tutupnya.(jen/gnr)

Kirim Komentar