11 Jan 2018 10:29

2017, 159 WNA Bermasalah Didepotasi

MyPassion

BITUNG-Sebanyak 159 Warga Negara Asing (WNA) dipulangkan ke negara asalnya (dideportasi). Pasalnya, ratusan WNA tersebut tidak memiliki dokumen lengkap ataupun melanggar hukum (ilegal).

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanim Bitung Raza Pahlevi mengatakan,  WNA yang dideportasi, terdiri dari tujuh negara. "154 diantaranya pria, dan 5 wanita. Dan kebanyakan adalah warga Negara Filipina, yang pelanggarannya berupa ilegal entry. Karena melakukan penangkapan ikan secara ilegal, dengan masuk wilayah perairan Indonesia. Dan tanpa dilakukan pemeriksaan oleh pihak imigrasi,” katanya.

Pelanggaran lainnya, kata Pahlevi, penyalahgunaan ijin tinggal, serta over stay. “Ada beberapa WNA yang didapati menyalahgunakan ijin tinggal. Contohnya datang ke Indonesia menggunakan ijin berkunjung untuk wisata, namun mereka melakukan kegiatan lain. Seperti bekerja di perusahaan yang ada di Bitung. Jadi ijin tinggal tidak sesuai dengan ijin yang tertera. Ada juga yang over stay. Sudah ditentukan berapa hari ijin tinggalnya, tapi melebihi batas waktu yang ditentukan,” tegasnya.

Pahlevi yang juga dipercayakan sebagai Plh Kepala Kanim Bitung mengaku, saat ini WNA yang dideportasi sudah berada di negaranya masing-masing. “Mereka sudah kami deportasi kembali ke negara masing-masing, sepanjang tahun 2017 lalu.

Kami melakukan pengawalan sampai di bandara internasional. Baik Samratulangi Manado maupun bandara Soukerno Hata Jakarta. Dengan penerbangan tanpa transit, dan kami melakukan pengawalan sampai yang bersangkutan telah berada dalam pesawat,” tukasnya, mengatakan pengawasan akan lebih ditingkatkan di tahun 2018 ini.

Terpisah, sejumlah warga Bitung merasa lega banyak WNA yang berhasil dideportasi. "Karena mereka berani melanggar hukum sebagai pendatang. Jangan sampai mereka membuat kejahatan,  ataupun merangkul anak muda melakukan kejahatan," kata Lina warga Bitung. Sembari berharap, kedepan tidak ada lagi WNA ilegal di Kota Cakalang.(cw-03/ria)

Komentar
  • MyPassion

    rolex kopior
    11 Jan 2018 10:37

    Rolex wurde 1963 in der Generalversammlung geboren, Replik Rolex replicaes sei denn, die Rolex Daytona, Daytona USA und die Veranstaltung, die endgültige Auswahl für den vorgesehenen Zeitfahren der Rolex-Uhren, werden zusammenfallen,replica uhren chopard die Quelle der Daytona-Serie, Rolex Experience 53 Jahre der Geschichte replica uhren shopsind immer noch das klassische Design des Jahres, und Rolex war schon immer die Stillinie, anstatt die Entwicklung der iterativen Evolution, ist die Wartung von Rolex der Hauptgrund für viele der Klassiker.
Kirim Komentar