10 Jan 2018 10:24
Palandung-Roring Mulai Urus Pensiun

Wagub: ASN Pemprov Netral

MyPassion

MANADO—Meski ada dua pejabat Pemprov Sulut yang mengikuti Pilkada serentak tahun ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan netral. Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw pada wartawan, kemarin. “ASN Pemprov netral. Ini wajib karena sesuai undang-undang. Bawaslu dan Pak Mendagri juga terus ingatkan ASN menjaga netralitasnya. Begitu juga Pak Gubernur selalu mewanti-wanti ASN tak boleh berpihak,” tegas Kandouw.

ASN juga diminta ikut menjaga kondusivitas Pilkada di enam daerah. “Saya yakin masyarakat Sulut sudah lebih dewasa menghadapi Pilkada di enam daerah nanti. Ini ibarat sarapan pagi. Sudah biasa. Pilkada jangan jadi faktor pemecah belah atau lingkungan tidak kondusif, atau malah menimbulkan keresahan di masyarakat,” tutur mantan Ketua DPRD Sulut ini. Dia meyakini masyarakat Sulut sudah sangat terbiasa berpolitik. “Tak akan termakan isu SARA dan lain-lain,” paparnya.

Sementara terkait dua pejabat Pemprov yang terlibat dalam Pilkada, John Palandung dan Royke Roring, Kandouw mengatakan mereka harus segera mengurus surat pengunduran diri. “Saya sudah panggil BKD mengecek status kepegawaian dan minta BKD mempercepat prosesnya. Ternyata keduanya telah mengabdi di atas 30 tahun jadi statusnya pensiun,” jelas Kandouw. Dengan begitu, lanjutnya, baik Palandung maupun Roring tetap punya kesempatan naik pangkat IVE dan menerima hak pensiun. “Berkasnya harus secepatnya diselesaikan,” kunci Kandouw.

Di sisi lain, pengamat pemerintahan Dr Welly Waworundeng menuturkan imbauan dari Pemprov Sulut terkait netralitas ASN harus diterapkan. “ASN memang posisinya netral, tak boleh berpihak. Di jajaran Pemprov, meski ada kolega mereka yang diusung, dilarang sama sekali ikut mendukung. Kan edaran dari pusat sudah ada. Patuhi saja itu,” kata Waworundeng.

Walaupun diakui akademisi Fispol Unsrat ini, pelanggaran masih tetap rawan terjadi jika tak diawasi ketat. “Pengawasan dari lembaga terkait harus ada. Hampir semua daerah incumbent ikut bertarung. Mesin birokrat pasti bergerak. Tinggal bagaimana lembaga pengawas Pemilu bekerja,” pungkasnya.

Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda menuturkan, pihaknya telah memetakan sejumlah pelanggaran yang sangat mungkin terjadi di Pilkada. “Termasuk terkait ASN. Kita akan mengawasi ketat. Aturannya sudah jelas, ASN sifatnya netral,” sebut Malonda.(gel)

Kirim Komentar