10 Jan 2018 14:27

Minsel Tak Ada Anggaran Penanganan Bencana

MyPassion

MINSEL—Intensitas hujan yang mulai meningkat memperbesar potensi bencana. Hal tersebut rupanya belum diantisipasi Pemkab Minsel. Hal itu terlihat dari tidak tersedianya alokasi anggaran khusus mengantisipasi bencana. Hal itu diakui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Handrie Komaling.

 

Menurutnya, pihaknya hanya memiliki plot anggaran Rp 500 juta untuk operasional. “Nanti kalau memang ada bencana kita buat kajian kemudian kita serahkan ke Bupati untuk ditindaklanjuti," jelas dia.

Dilanjutkan, bila dimungkinkan, dana siap pakai di kas daerah akan digunakan bila terjadi keadaan urgent seperti bencana. "Nanti kita keluarkan status dulu baru setelah itu kita adakan permohonan dana. Bisa juga ditujukan ke pusat," ungkapnya.

Namun, saat disinggung terkait kepastian keluarnya dana bila bencana terjadi, Komaling tak dapat memastikan. Menurutnya, itu sepenuhnya kewenangan pemilik anggaran. "Di kas itu pasti ada dana siap pakai Rp 1 sampai 2 miliar. Itu yang akan digunakan," ujarnya.

Dia menyebut, di Minsel pemetaan daerah rawan bencana telah dipetakan. Wilayah Motoling, Tompaso dan Suluun dianggap paling rawan. Tokoh muda Ridel Sumampow menilai pemkab harusnya peka terhadap nasib rakyat.

"Kalau sudah terjadi anggaran baru diusulkan, korban sudah banyak. Pasti akan ada yang saling menyalahkan. Plot anggaran dimana ditunjukkan untuk apa dan harus dimana pasti jadi perdebatan," pungkasnya.(jen/gnr)

Kirim Komentar