10 Jan 2018 09:03

Kapolda: Polisi Memihak, Saya Copot

MyPassion

MANADO—Tahapan pemilihan kepala daerah di Sitaro, Talaud, Minahasa, Minahasa Tenggara, Kotamobagu hingga Bolaang Mongondow Utara sudah dimulai. Guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggaran yang digelontorkan sebanyak Rp 32 miliar.

 

Kapolres Sangihe AKBP I Dewa Made Andayana memberikan apresiasi yang tinggi, atas respon dari pemerintah daerah terhadap usulan dana pengamanan yang telah dimasukkan. “Sebab pentingnya peranan dan kepedulian pemerintah daerah akan membuka peluang semakin besar, terhadap suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi,” ujar Dewa.

Bupati Sitaro Toni Supit mengungkapkan terkait teknis dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) tersebut. “Jadi dalam rangka pengamanan Pilkada 2018, pemerintah daerah, menghibahkan dana pengamanan kepada Polres Sangihe-Sitaro, sebesar 8 miliar," ucapnya. Hibah tersebut lanjutnya, akan dibagikan dalam empat tahap. Yakni 300 juta akan direalisasikan pada akhir 2017, dan sisanya pada 2018 yang dibagi menjadi tiga tahap. “Jadi total keseluruhan ada empat tahapan pencairan hibah," jelasnya.

Tonsu, sapaan akrabnya, berharap dana ini dapat digunakan sebaik mungkin, oleh pihak kepolisian guna mewujudkan pelaksanaan Pilkada yang aman dan damai. "Ini demi menyukseskan pesta demokrasi di tanah Karamando (Karangetang, Mandolokang dan Kolo-Kolo),” tandasnya. Sementara di Bolmut dan Kotamobagu, untuk pengamanan pilkada anggaran untuk Polres dan Kodim sebesar Rp 6,5 miliar.

Ini diungkapkan Kapolres AKBP Gani Siahaan melalui Kabag Ops Polres Bolmong Kompol Efendy Tubagus. Kapolres melalui Kabagops Kompol Efendy berharap, masyarakat peserta pilkada dapat menjaga persatuan dan kesatuan terutama dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah tersebut. “Harapannya di pilkada nanti seluruh warga masyarakat dapat menjaga keamanan bersama-sama dan tidak mudah terprovokasi,” pintanya.

Bupati Bolmut Depri Pontoh mengatakan, sementara untuk anggaran buat Kodim/1303 sebesar Rp 500 juta. “Secara umum kita sudah siap. Selaku pembina politik di daerah, saya akan terus mengevaluasi setiap perkembangan tahapan yang sedang dilaksanakan. Saya harap semua terkoordinasi dan berjalan sesuai harapan demokrasi,” jelas Pontoh.

Kemudian untuk Minahasa Tenggara pengamanan Pilkada akan ditopang dana Rp 4,5 miliar. Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana menuturkan, anggaran tersebut digunakan untuk anggaran transportasi, konsumsi. "Serta ada beberapa kepentingan akomodasi lainnya," kata Perdana. Pihaknya pun, disiapkan sepanjang berlangsungnya tahapan Pilkada. "Kami akan kawal pilkada hingga selesai. Sepertiga dari kekuatan Polres. Dibantu dari Polda siap diturunkan di sepanjang tahapan Pilkada," tandasnya.

12
Kirim Komentar