10 Jan 2018 10:09

Cuaca Ekstrim Picu Harga Ikan Tak Stabil

MyPassion

MANADO—Akhir-akhir ini Sulut, khususnya Manado dilanda cuaca ekstrim. Hujan dan angin kencang sering melanda Manado. Hal ini mempengaruhi penjualan ikan laut. Dimana, baik stok maupun harga sering tak stabil.  “Sekarang dari pagi sampai malam hujan. Ombak pun kadang bisa tinggi, sehingga kami para nelayan tidak berani lama-lama di laut,” ungkap Ahmat Atas, seorang nelayan yang sering melaut di wilayah perairan Manado.  Nelayan yang jarang melaut mengakibatkan baik stok dan ikan di beberapa pasar cenderung mengalami kenaikan.

Rahayu, salah satu pedagang di Pasar Bersehati mengatakan, pekan ini harga ikan mengalami kenaikan. Meskipun tidak terlalu besar, namun tetap mempengaruhi minat pembeli. “Harganya tidak terlalu mahal, tapi cukup membuat pembeli berkurang. Banyak dari mereka yang memilih membeli daging daripada ikan, karena harganya naik,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Dalam Negeri Disperindag Sulut Hanny Wajong mengatakan kenaikan harga tersebut diakibatkan oleh pasokan ikan yang berkurang. Faktor penyebabnya pun ada beberapa. Seperti faktor alam, cuaca ataupun bulan yang terang. “Saat hujan deras, ombak di laut cukup tinggi. Sehingga nelayan takut mencari ikan. Pun saat terjadi bulan terang, pada saat bulan terang nelayan pun susah mendapatkan ikan. Jadi kenaikan harga ikan sekarang masih sangat wajar,” kata Wajong.

Dia menambahkan kenaikan harga saat ini tidak cukup berpengaruh pada perekonomian. Karena dia menilai, kenaikan masih wajar, dan masih bisa dijangkau. “Meskipun naik, tidak terlalu besar. Jadi semuanya masih kami serahkan pada mekanisme pasar itu sendiri,” tutupnya. (ctr-02/fgn)

Kirim Komentar