10 Jan 2018 08:10
Dijemput Ribuan Simpatisan

Berlinang Air Mata, JWS: Saya Tidak Menduga, Saya Terharu

MyPassion
EMOSIONAL: Petahana Jantje Wowiling Sajow (JWS) saat dijemput ribuan massa pendukung dan simpatisan di Bandara Sam Ratulangi Manado, kemarin (9/1). Foto lain, JWS menangis terharu saat berbicara di depan wartawan di ruangan VIP Bandara Samrat. Foto: Foggen Bolung/MP

Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado kemarin (9/1) dipadati ribuan simpatisan petahana Jantje Wowiling Sajow (JWS). Mereka ingin menjemput Ketua PDIP Minahasa yang urung dicalonkan partainya.

Laporan: Foggen Bolung, Manado

SEKIRA pukul 14.30 Wita, JWS yang menumpang pesawat Batik Air dari Jakarta tiba di pintu kedatangan. Ribuan pendukung dan simpatisan yang sudah menunggu sekira satu jam langsung menyambut kedatangan JWS. “JWS lanjutkan!” bergema di pintu kedatangan. “Minahasa masih butuh JWS!” teriak ribuan simpatisan. JWS keluar didampingi istri tercinta Dr Olga Sajow-Singkoh menggunakan kaos merah couple bertuliskan ‘I am nothing without God’.

Sejak di pintu kedatangan, ribuan simpatisan berebut mengambil foto dan bersalaman dengan JWS. Suasana haru pun mulai terasa ketika ribuan loyalis ini mulai menangis sambil berebut berjabat tangan. “Pak Bupati, kami setia mendukung bapak, apapun yang terjadi,” ucap para simpatisan. “Hidup JWS! JWS selalu di hati,” teriak para pendukung.

Usai melayani permintaan salam dari para pendukung, dengan susah payah JWS berhasil menaiki mobil Toyota Fortuner warna putih dengan plat nomor DB 1 B. Putra sulung JWS, Nicky Sajow menjadi sopir didampingi anak perempuan JWS, Gabriella Sajow.

Dari pintu kedatangan, JWS yang dikawal Patroli Pengamanan (Patwal) ini perlahan diarahkan menuju ruangan VIP Bandara Samrat yang berjarak sekira 300 meter dari pintu kedatangan. JWS pun akhirnya memutuskan untuk turun dari mobil dan berjalan kaki menuju ruang VIP bandara. Dalam perjalanan ke ruangan VIP, JWS terus di arak para simpatisan yang datang dari seantero kabupaten Minahasa.

“Saya tidak menduga dan saya merasa terharu karena begitu banyak simpatisan yang datang.  Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pendukung yang sudah menjemput. Ini tidak bisa dibayar dengan uang,” sebut JWS dengan mata yang berkaca-kaca. Sesekali, mantan kepala sekolah ini mengusap air mata dengan sapu tangan warna merah. Istri tercinta pun merangkul dan mengelus punggung kakek tiga cucu ini.

Ketua Komisi P/KB GMIM Moria Sasaran ini pun berujar, ketika sudah menyelesaikan masa jabatan, dirinya akan fokus melayani Tuhan. “Lebih baik melayani Tuhan. Lebih baik memberitakan firman. Melayani masyarakat melalui mimbar,” katanya.  Saya juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak usah melakukan sesuatu tidak baik. “Terima dengan iman, Minahasa tetap aman dan damai,” kunci JWS. Usai dari ruangan VIP, JWS bersama rombongan melakukan doa syukur sebelum kembali ke Tondano. (fgn)

Kirim Komentar