10 Jan 2018 10:26

Aniaya Polisi, Tiga Remaja Ini Dibekuk

MyPassion
TAK BERKUTIK: Para pelaku saat diamankan petugas dari Tim Paniki di Polresta Manado, Selasa (9/1) kemarin. Foto: Rangga Mangowal/MP

MANADO—Tim Paniki Rimbas 1 Polresta Manado, bekuk tiga pelaku penganiayaan anggota yang bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado, yaitu Wurdjanto Kasijo (47), warga Perum Paniki Kecamatan Mapanget.

Ketiga pelaku yakni BSK alias Billy (15) warga Perum Griya Paniki Indah, VP alias Valen (15) dan WA alias Wahyu (15), keduanya warga Perum Paniki, Mapanget, Selasa (9/1) pukul 13.00 Wita.

Informasi dirangkum, peristiwa berawal Senin (8/1) pukul 23.30 Wita. Saat korban pergi keluar rumah dengan menggunakan sepeda motor untuk membeli rokok. Saat hendak pulang ke rumah, tiba-tiba salah satu pelaku mencegat dan menyuruh korban untuk mengantarnya ke Kelurahan Paniki Dua, Mapanget tepatnya di Karpet Biru.

Korbanpun menuruti permintaan pelaku untuk mengantarnya ke Karpet Biru. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba dua pelaku lainnya mencegat korban. Kemudian tanpa basa basi langsung menganiaya korban secara membabi buta. Akibatnya korban mengalami luka memar di seluruh tubuh korban dan tulang rusuk korban patah.

Melihat korban tak sadarkan diri, salah satu pelaku mengambil dompet korban kemudian pergi meninggalkan lokasi kejadian. Warga sekitar yang melihat korban langsung membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Tak terima dengan perbuatan para pelaku, korban menyuruh istrinya untuk membuat laporan di Mapolresta Manado.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Paniki Polresta Manado di bawah pimpinan Aipda Jemmy Mokodompit langsung bergerak mencari keberadaan para pelaku yang sudah diketahui identitasnya. Alhasil, ketiga pelaku dapat dibekuk di rumah masing-masing. Setelah itu ketiganya digiring ke Mapolresta Manado untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Kasubag Humas AKP Roly Sahelangi membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Ketiga pelaku sedang diperiksa oleh penyidik,” pungkasnya.(tr-06/gnr)

Kirim Komentar