09 Jan 2018 09:27
Fokus Ibadah dan Sembahyang

Persiapan Klenteng Ban Hing Kiong Sambut Tahun Anjing Tanah

MyPassion
OBJEK WISATA RELIGI: Klenteng Ban Hing Kiong merupakan tempat ibadah umat Tridharma tertua di Kota Manado. Foto: Reza Mangantar/MP

Tahun baru Cina atau Imlek 2018, jatuh 16 Februari. Klenteng Ban Hing Kiong siap menyambut Tahun Anjing Tanah.

 

KLENTENG Ban Hing Kiong terlihat masih sepi, Senin (8/1), kemarin. Di Klenteng tidak ada pengunjung. Yang ada hanya penjaga Klenteng. Ketua Klenteng Ban Hing Kiong Jufry Sondakh menyampaikan, ada sedikit perbedaan yang terjadi di tempat ibadah, menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Termasuk di Klenteng Ban Hin Kiong. "Umat yang datang untuk beribadah mengucap syukur lebih meningkat," ungkap Sondakh.

Ditambahkannya, tidak ada persiapan khusus menjelang Tahun Baru Imlek. Karena akan lebih fokus untuk ibadah. "Mungkin untuk Klenteng akan sedikit dilakukan pemugaran supaya lebih kelihatan bagus," ujarnya.

Terpisah, Ketua Majelis Tingkat Satu Rohaniawan Tridharma Johnny Nangoy mengatakan, menjelang Tahun Baru Imlek, pasti yang datang sembahyang lebih banyak. "Tahun yang akan datang merupakan shio Anjing," ungkap Nangoy.

Dia menjelaskan, ada 12 rumpun shio, dimulai dari Tikus, Sapi, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Yaki, Ayam, Anjing dan Babi, yang memberikan gambaran tentang sifat manusia. “Satu Shio mempunyai lima unsur yaitu air, logam, kayu, api dan tanah,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, Klenteng Ban Hing Kiong merupakan tempat ibadah umat Tridharma tertua di Kota Manado yang berdiri megah di Jl Panjaitan, Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang. Ban Hing Kiong dapat diartikan sebagai Istana Sejuta Berkah. "Berdirinya Klenteng ini sekitar 400 tahun yang lalu," paparnya.

Nangoy juga menambahkan, para perantau dari Cungko atau Tionghoa pada masa itu menjadi semakin luas. "Hal itu mendorong pembangunan Klenteng Ban Hing Kiong sebagai tempat ibadah umat Tionghoa pertama di Manado," tuturnya.

Menurutnya, Klenteng ini sangat bersejarah karena beberapa kali terjadi keajaiban atau mujizat. Dahulu pernah terjadi banjir besar. Namun di dalam Klenteng, tidak terjadi apa-apa. Kemudian pernah terjadi gempa yang mengakibatkan bangunan di sekitar Klenteng roboh, namun klenteng masih dapat berdiri tegap. “Kemudian pada zaman perang permesta dahulu, peluru meriam masuk sampai di bawah altar, namun peluru meriam  tidak meledak," sambungnya.

Dia menuturkan, dahulu Klenteng Ban Hing Kiong dibangun berupa Kelenteng kecil dan beratapkan rumbia. Pada tahun 1819, Klenteng mulai dibangun semi permanen yang dindingnya berupa kayu dan atapnya dari seng. Klenteng ini dipugar lagi pada tahun 1854-1859 dan 1895-1902.

Bentuk permanen Klenteng yang ada pada saat ini dibangun pada tahun 1971-1975 setelah terjadi kebakaran akibat peristiwa 14 Maret 1970. “Melalui tata upacara Pwa Pwe, ditetapkan dan dilaksanakan upacara sembahyang besar peresmian Klenteng Ban Hing Kiong pada 10 September 1994,” pungkasnya.(***)

Komentar
  • MyPassion

    PAK GUNAWAN
    09 Jan 2018 21:07

    Saya pak gunawan ingin berbagi komentar kepada anda,bahwa bagi anda yang punya permasalahan ekonomi atau terlilit hutang silahkan hub: 085-256-077-899 MBAH BUDI HARTONO,karna saya sendiri sudah melihat buktinya,saya di bantu pesugihan uang gaib sebesar 5 milyar,saya bisa sukses ini berkat bantuan MBAH,saya sudah bisa melunasi semua hutang2 orang tua saya,dan saya sangat bangga pada diri saya sendiri,karna sudah bisa meringankan beban orang tua saya,dan kini saya juga sudah bisa buka toko,itu semua atas bantuan MBAH BUDI HARTONO,inilah baru namanya paranormal karna memberikan hasil,sekali lagi makasih yaa MBAH,anda ingin mendapatkan pesugihan sama seperti saya,jangan takut ini aman tanpa tumbal,silahkan konsultasi sama beliau dengan cara tlpn atau buka website agar lebih di mengerti.. Klik-->> PESUGIHAN UANG GAIB TANPA TUMBAL
Kirim Komentar