09 Jan 2018 09:31

Baru Empat Pasangan Calon Daftar di KPU

MyPassion

MANADO—Pendaftaran pilkada serentak hari pertama kemarin (8/1), baru dimanfaatkan empat pasangan calon di Sulut. Yakni James Sumendap-Joke Legi di Mitra, Karel Bangko-Arman Lumoto di Bolmut, Tatong Bara-Nayodo Koerniawan di Kotamobagu, dan Handri Piter Poae dan Claritje Silvia Awule di Talaud.

 

Menurut jadwal, kebanyakan akan mendaftar di hari ini dan esok. Untuk hari ini, dijadwalkan pasangan Welly Titah-Haber Pasiak dan pasangan Elly Lasut-Mochtar Parapaga di Talaud. Ada juga pasangan Ronald Takarendehang-Rudolf Parera dan AAB Maliogha-Elians Bawole di Sitaro. Di Bolmut ada pasangan Hamdan Datunsolang- Murianto Babay.

 

Sedangkan untuk esok, akan mendaftar pasangan Ivan Sarundajang-Careig Naichel Runtu dan Royke Octavianus Roring-Robby Dondokambey di Minahasa. Pasangan Sri Wahyumi Manalip-Gunawan Talenggoran juga memilih hari terakhir di Talaud. Di Sitaro, pasangan Evangelian Sasingen-John Palandung dan Siska Salindeho-Heronimus Makainas juga mendaftar esok. Di Bolmut, Depri Pontoh-Amin Lasena juga akan mendaftar.

Pantauan koran ini, di Mitra, pasangan James Sumendap Jesaya Joke Legi mendaftar di KPU diiringi kabasaran dan musik bambu. Pasangan yang disingkat JS-Oke ini juga diantar petinggi-petinggi partai pengusung. Diantaranya Ketua PAN Sulut Sehan Landjar,  Sekretaris PDIP Sulut Franky Wongkar, Wakil Ketua Demokrat Sulut James Karinda, serta Sekretaris Golkar Sulut Tonny Lasut. 

Dalam kesempatan itu, JS mengungkapkan terimah kasih atas dukungan delapan partai yang telah mendukungnya kembali maju. "Dalam parpol ada dua proses. Yakni proses biasa dengan mekanisme. Kemudian luar biasa dengan tidak menggunakan mekanisme. Mereka (delapan partai) telah lakukan proses luar biasa dalam mendukung saya," ujar JS kepada wartawan.

JS mengungkapkan alasannya didukung delapan partai dengan 24 kursi DPRD. "Tentu semua mengacu pada survei, serta beberapa pertimbangan yang dilakukan masing-masing partai. Survei yang dilakukan Populis Center, dan Indo Barometer itu yang menjadi landasan teman-teman partai mengusung saya. Serta visi misi yang sejalan dengan semua partai," paparnya.

Sumendap pun mengatakan akan terus memberikan pendidikan politik ke warga. "Sudah menjadi tanggung jawab moril saya sebagai bupati, meski akan cuti nanti. Saya tetap akan terus ingatkan warga agar gunakan hak suara mereka," ungkapnya. 

Ke depan, jika dipercayakan lagi Sumendap menambahkan akan fokus pada pemberdayaan masyarakat. "Serta akan meningkatkan daya saing warga Mitra," tandasnya.

JS juga mengungkapkan alasan dia memilih Joke Legi. "Karena saya meilihat calon dari kekayaan yang ada di kepala. Itu ada pada sosok Joke Legi. Serta dirinya mempunyai komitmen dalam membangun Mitra," jelasnya.

Di tempat yang sama, Legi mengatakan, dia siap membantu JS. "Karena pekerjaan utama wakil bupati adalah membantu bupati," ujarnya.

Legi pun sampai saat ini masih kaget. "Sebelumnya saya tak pernah terpikir bakal dipinang JS untuk menjadi calon wakil bupati," katanya.

Sedangkan di Talaud, dokumen pasangan Handri Piter Poae (HPP) dan Claritje Silvia Awule (CSA) dikembalikan saat mendaftar. Pasalnya, dokumen tersebut dinilai KPU belum lengkap.

"Saat pemeriksaan dokumen calon, ada dua dokumen yang sama sekali belum ada. Sehingga berita acara ini adalah pengembalian perbaikan dokumen. Akan tetapi proses pendaftaran sudah selesai. Untuk penyerahan kelengkapan dokumen nantinya tidak akan diacarakan, hanya LO saja mengantarkan ke bagian divisi teknis," ujar Ketua Divisi Teknis Rahma Zakhawerus, kemarin.

Adapun dua dokumen yang belum terpenuhi yakni penyampaian laporan harta kekayaan bakal pasangan calon (paslon) dan daftar nama tim kampanye. "Dengan demikian berita acara yang termuat dalam silon belum keluar, oleh karena belum ada kedua dokumen ini. Kami menunggu perbaikan hingga 10 Januari pukul 24.00," jelasnya.

Terpisah, Handri Piter Poae mengakui kekurangan dokumen itu. Dia pun tidak keberatan dengan untuk melengkapinya. "Kami taat aturan," singkatnya. (tim mp/can)

Kirim Komentar