08 Jan 2018 12:51
Jabatan Asisten I dan Asisten III Bakal Kosong

Palandung-Roring Lepas Status ASN

MyPassion

MANADO—Dua jabatan di keasistenan Sekretariat Provinsi (Setprov) Sulawesi Utara (Sulut) dalam waktu dekat bakal kosong. Pasalnya Asisten I John Palandung dan Asisten III Royke Roring resmi mengantongi restu dari PDI Perjuangan untuk mengikuti Pilkada 2018. Baik Palandung maupun Roring, harus mengundurkan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

 

Hal ini dibenarkan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Dr Jemmy Kumendong. “Aturannya memang seperti itu. ASN yang ikut Pilkada harus melepas statusnya sebagai pegawai negeri,” beber Kumendong.

Dia menambahkan, pernyataan pengunduran diri ini dilayangkan secara tertulis oleh yang bersangkutan dan dilakukan sejak ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pilkada. “Pak Gubernur juga sudah mengingatkan hal ini. Jika ada ASN yang menjadi peserta Pilkada harus segera mengurus pengunduran diri,” pungkas Kumendong.

Palandung dan Roring saat dihubungi terkait pengunduran diri ini menyatakan siap. “Saat mendaftar di PDI Perjuangan memang sudah pikir baik-baik harus mengundurkan diri jika direstui. Saya akan segera mengurusnya,” ujar Palandung.

Hal yang sama diungkapkan Roring. Mantan Penjabat Wali Kota Manado ini memang sudah memasuki usia 59 tahun. Tapi masih tercatat sebagai ASN. “Saya siap mengundurkan diri. Ini kan sudah aturan yang wajib dilaksanakan,” tandasnya.

Dari kabar beredar, salah satu alasan ditundanya agenda rolling pejabat di lingkup Pemprov Sulut beberapa waktu lalu karena menunggu kepastian SK dari PDI Perjuangan. “Harusnya rolling dilakukan akhir 2017 atau awal 2018. Namun ditunda hingga pekan kedua karena menunggu kepastian ini,” ujar sumber.

Sumber pun menambahkan, kemungkinan terjadi kekosongan sangat kecil, karena daftar rolling pejabat sudah hampir rampung. “Nama Pak Palandung dan Pak Roring otomatis sudah tidak ada dalam daftar nanti karena akan mengundurkan diri,” pungkas sumber.(ctr-03/gel)

Kirim Komentar