05 Jan 2018 13:43

Plaza Ratahan Dibobol Maling, Pelaku Masih Pelajar SMP dan SD

MyPassion
DIRUSAK: Kondisi sejumlah kios penjual di Plaza Ratahan usai dibobol empat maling yang masih di bawah umur, Kamis (4/1). FOto: Hesly Marentek/MP

MITRA—Kasus pencurian masih menghantui masyarakat Minahasa Tenggara. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Ratahan. Kali ini giliran ikon Kabupaten Mitra Plaza Ratahan, yang dibobol maling Kamis (4/1). Beberapa barang elektronik dibawa kabur pencuri.

“Barang yang hilang yakni HP jenis Samsung J7 Pro, Samsung J5, Samsung J3, Samsung V2 serta ponsel jenis Asus dan Oppo,” ujar pemilik kios ponsel asal Kelurahan Tosuraya, Lingkungan II, Kecamatan Ratahan Hendre Kawet yang menjadi salah satu korban.

Adapun beberapa pakaian dan sendal ikut digarap. “Kios saya juga ikut dibongkar. Barang saya yang hilang berupa pakaian, sepatu dan sandal,” sambung pemilik kios lainnya Nancy Manawan, warga Desa Waleure, Kecamatan Langowan. Bahkan CCTV yang terpasang ikut dibobol guna menghilangkan jejak pelaku.

“Diperkirakan kejadian ini terjadi jam 3 subuh. Para pelaku membobol CCTV yang terpasang di salah satu kios milik warga. Sementara CCTV lainnya sementara tidak berfungsi,” kata Kapolsek Ratahan Kompol Sammy Pandelaki, Kamis (4/1) siang. Kerugian menurutnya ditaksir mencapai Rp 22,5 juta.

Beruntung berkat gerak cepat kepolisian, para pelaku yang berjumlah empat orang langsung ditangkap. Mirisnya lagi, keempat pelaku masih tergolong remaja di bawah umur. “Keempatnya masih  terdaftar sebagai pelajar SMP dan SD,” ujar Pandelaki. Para pelaku tersebut yakni FO (14), RR (13), SP (13), SW (13). “Sudah kami amankan. Dalam hasil pemeriksaan sementara semua mengakui perbuatan yang dilakukan. Akan kami proses lebih lanjut,” tegas Pandelaki.

Selain itu, dikatakan pendelaki para pelaku mengaku sebelumnya sudah sering melakukan pencurian di Plaza Ratahan. “Barang yang diambil sebelumnya berupa minyak rambut dan pewarna rambut. Serta makanan seperti tahu isi,” tambah Pandelaki.

Terkait hal ini Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Marie Makalow, menjelaskan alasan tidak berfungsinya beberapa CCTV yang terpasang. “Di seluruh penjuru Plaza Ratahan sudah kami pasangkan CCTV. Namun rusak akibat beberapa waktu lalu sering terjadi pemadaman listrik. Tapi untuk saat ini alat yang rusak pada CCTV sudah kami pesan dari Jakarta. Lalu akan kembali dipasang,” pungkasnya.(tr-04/gnr)

Kirim Komentar