05 Jan 2018 07:49

Dana Transfer Daerah Parkir 1,1 Triliun

MyPassion

MANADO—Realisasi APBN 2017 untuk dana transfer daerah tak menyentuh 100 persen. Dari anggaran yang dikucurkan sekira Rp 16 Triliun, capaian hingga akhir tahun terealisasi sekira Rp 14,9 Triliun atau 91,39 persen. Masih ada Rp 1,1 Triliun tak terserap. Namun, walaupun tak menyentuh 100 persen, hasil realisasi APBN di Sulut merupakan hasil tertinggi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. 

“Realisasi alokasi belanja APBN di Sulut tahun 2017 mencapai 91.39 persen. Ini adalah capaian tertinggi selama kurun waktu 5 tahun terakhir,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Utara Sulaimansyah saat ditemui di ruangannya kemarin, Kamis (4/1) kemarin.

Selain merupakan capaian terbaik 5 tahun terakhir, Sulaimansyah membeberkan, capaian ini adalah tertinggi dibanding provinsi lain di pulau Sulawesi. “Peningkatan realisasi tertinggi di tahun 2017 adalah pada belanja modal. Dimana tahun 2017 mencapai 90,73 persen jauh diatas capaian tahun 2016 yang hanya 81,68 persen,” sebutnya.

Dia melanjutkan realisasi belanja pun diikuti oleh realisasi capaian output yang nyata dirasakan oleh masyarakat. “Capaian tersebut tidak lepas dari kebijakan pelaksanaan anggaran tahun 2017 yang difokuskan pada peningkatan kualitas belanja negara untuk menjamin pencapaian output,” katanya.

Sementara untuk dana transfer daerah yang menjadi sumber utama penerimaan daerah telah disalurkan sebesar 98,41 persen. “Dari alokasi anggaran sebesar Rp 14,3 triliun,” bebernya. Dia pun menjelaskan, dari semua jenis dana transfer daerah, tiga diantaranya seperti DAK fisik hanya terealisai mencapai  94.82 persen, DAK non fisik 93.36 persen, dan Dana Desa mencapai 99.82 persen,” katanya.

Tak maksimalnya realisasi DAK fisik menurut Sulaimansyah disebabkan oleh terlambatnya penyampaian laporan dana kontrak, persyaratan penyerapan dan output pada beberapa bidang. “Tapi patut diapresiasi penyaluran dana desa yang telah memberikan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat,”  ujarnya.

12
Kirim Komentar