05 Jan 2018 14:07

ATK Sumber Malapetaka

MyPassion
Sehan Landjar

BOLTIM--Pengadaan alat tulis kantor (ATK) di Kabupaten Boltim, diduga sering disalah gunakan segelintir ASN. Bahkan, Bupati Boltim Sehan Landjar menyebutkan, ATK menjadikan dinas tempat perasan anggaran. "Akhirnya dinas diperas, dan dari kegiatan masuk kantong. Bukan saya tidak tahu, ini warning terakhir," tegas Landjar.

Untuk itu, Landjar langsung meminta kepada Sekretaris Kabupaten Muhamad Assagaf untuk menata kembali pos anggaran untuk ATK di setiap dinas. "Pos anggaran ATK cukup di dinas. Jangan lagi ada di dinas dan ada di kegiatan," ujar bupati yang juga Ketua DPW PAN Sulut ini.

Landar menegaskan, pos anggaran ATK menjadi sumber malapetaka karena sudah terlalu banyak rekayasa yang terjadi. "Saya dapati kegiatan tapi dibebankan di dinas. Akhirnya, dinas keteteran Rp 100 juta lebih. Semua kegiatan pos ATK nya cuma satu," tukas bupati yang akrab disapa Eyang.

Terpisah, Kepala Badan Penegelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Oscar Manoppo mengatakan, keinginan dari bupati anggaran ATK hanya di sekretariat setiap dinas. "Itu memang lebih baik. Nanti hanya sekretariat yang belanja ATK," ungkap Manoppo.

Manoppo juga mengungkapkan, anggaran untuk ATK sudah dilakukan pemangkasan dibanding tahun lalu. "Kita akan coba terapkan. Tahun lalu anggaran ATK sebanyak Rp 4,9 miliar. Tahun ini dipangkas hanya Rp 3,6 miliar," tutup suami dari Rosita Pobela ini.(cw-02/ite)

Kirim Komentar