05 Jan 2018 13:20

700 Doorprize Dibagikan Kepada Pendeta

MyPassion
BAGI-BAGI KADO NATAL: Gubernur Olly Dondokambey menyerahkan satu unit sepeda, hadiah doorprize untuk salah satu hamba Tuhan, kemarin. foto: Humas

MANADO - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (4/1), kemarin, merayakan ibadah Natal dan tahun baru bersama pendeta dan guru agama se-Sinode GMIM. Gubernur Sulut Olly Dondokambey di dampingi istri tercinta Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan, tampak hadir dan membaur dengan semua tamu undangan. Ibadah Natal yang di gelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, juga diikuti semua kepala dinas, keluarga pendeta dan guru agama se-Sinode GMIM.

Dalam pemberian hadiah Gubernur Olly Dondokambey banyak melakukan candaan yang membuat suasana menjadi riuh. Olly juga memberikan dua sepeda kepada dua anak dan sampul. Terakhir Olly juga memberikan dua motor sebagai hadiah utama dari undian.

Doorprize yang diberikan berupa ratusan setrika, kulkas, tv, rice cooker, kompor gas, sepeda dan hadiah utama dua unit sepeda motor. Diketahui hadiah tersebut adalah pemberian dari Pemerintah Provinsi Sulut yang berjumlah 700-an hadiah.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, pertemuan kali ini adalah pertemuan yang berbahagia kerena bisa bersilaturahmi dengan pelayan-pelayan se-Sinode GMIM.

Menurutnya, kegiatan hari ini, baru dirapatkan dan diberitahukan kepada semua SKPD pada saat selesai apel perdana, bahwa kita akan menggelar ibadah Natal dan tahun baru dengan semua pendeta dan guru agama. “Jadi acara ini di gelar spontan dari seluruh SKPD. Kita juga memberikan doorprize sekira 700-an. Itu akan diberikan kepada guru-guru agama dan pendeta yang datang hari ini,” ucap Dondokambey.

Lanjutnya, pemberian doorprize ini ada tiga kategori. Pertama diundi, kedua diberikan langsung kepada keluarga pendeta dan guru agama yang lengkap hadir, dan ketika diskusi.

“Komitmen dalam pelayanan di gereja atau di lingkungan kita sama seperti komitmen dalam birokrasi. Jadi komitmen pekerjaan harus dipegang teguh. Karena hanya itu yang bisa menjadi tuntunan dalam langkah hidup kita,” ujarnya.

Sebelumnya Ibadah dipimpin Ketua BPMS HWB Sumakul. Dalam khotbah yang diambil dalam Ulangan 31:6 dan Matius 28:16-20 mengatakan, Kristus yang datang bukan hanya untuk orang kristen tapi untuk semua orang. Refleksi terhadap tugas dalam kinerja yaitu membawa jemaat dalam kedamaian, dan untuk terus menyembah Tuhan. “Gereja harus menyembah Tuhan, sebagiamana Yesus memelihara. Pendeta dan guru agama menghidupi imannya dan membawa orang datang pada keselamatan. Pendeta harus mengedepankan tugas dari imam besar yaitu Tuhan,” ujarnya. (ctr-03/ite)

Kirim Komentar