04 Jan 2018 08:57
Intelijen Keker Pendatang Baru

AWAS TERORIS MASUK JALUR LAUT

MyPassion
AWAS OVER KAPASITAS: Kapal yang mengangkut penumpang dari Pelabuhan Manado ke wilayah Nusa Utara terpantau penuh dan sesak. Para penumpang sudah memenuhi bagian depan serta pinggiran kapal. Foto: Reza Mangantar/ MP

MANADO—Intelijen TNI dan Polda Sulut keker (pantau, red) para pendatang baru. Diketahui, usai liburan Natal maupun Tahun Baru, padatnya arus balik melalui angkutan darat, laut maupun udara berpotensi dijadikan celah gerakan terorisme. “Razia identitas saat arus balik akan kita tingkatkan,” beber Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kamis (3/1), kemarin.

 

Yang paling diwaspadai, menurut Tompo, adalah penumpang yang datang memakai angkutan laut. Apalagi yang sering datang dari wilayah Nusa Utara yang notabene berbatasan dengan daerah konflik Marawi, Filipina di Mindanao Selatan. “Intelijen tetap mewaspadai gerakan terorisme dan radikalisme. Aparat kepolisian, TNI bahkan imigrasi di wilayah perbatasan NKRI-Filipina bakal mendata setiap warga yang datang ke sana maupun dari sana datang ke Manado. Cara mendatanya, salah satunya melalui pemeriksaan identitas Kartu Tanda Penduduk,” beber perwira tiga melati ini.

Menurut dia, meski belum mendeteksi adanya upaya radikalisme dan terorisme, saat ini perlu dilakukan tindakan antisipasi sejak dini. Ia menilai langkah ini lebih tepat untuk mengontrol dan mengetahui pergerakan dan tindakan pendatang baru. “Yang sewaktu-waktu bisa berpindah-pindah tempat tinggal,” tandas Tompo, mantan Wadireskrimsus Polda Maluku Utara.

Sementara itu, dari pantauan, Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS) Bitung beberapa hari terakhir mengamankan aktivitas bongkar muat barang dan naik turunnya penumpang yang berlabuh di pelabuhan Bitung .

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek KPS, Iptu Fandi Ba’u bersama sejumlah personel serta instansi terkait. “Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang yang sedang melakukan perjalanan, terutama saat arus balik pasca tahun baru,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan juga melakukan pemeriksaan terhadap para penumpang beserta barang bawaannya. Baik penumpang yang turun maupun naik kapal. “Sasaran pemeriksaan diantaranya narkoba, senjata tajam, senjata api, pencurian, premanisme serta tindak kejahatan lainnya seperti terorisme,” jelas Kapolsek. “Situasi aman. Tidak ditemukan barang-barang berbahaya maupun aksi kejahatan,” sambungnya.

12
Berita Terkait
Kirim Komentar