03 Jan 2018 09:11

Meriahnya Momen Pisah Tahun di Sulut

MyPassion
INDAH: Pesta kembang api di tepi Laut Boulevard Kota Manado. Foto: Reza Mangantar/MP

Perpisahan tahun selalu identik dengan pesta kembang api. Begitu juga dengan malam pisah tahun 31 Desember 2017. Sejumlah daerah mengelar pesta kembang api. Paling meriah di Manado dan Tomohon.

 

JARUM jam menunjukkan pukul 22.00 Wita, kawasan Mega Mas sudah macet. Ribuan kendaraan roda empat dan dua memadati jalan. Polisi dan satpam sibuk mengatur arus lalu lintas. Bunyi klakson kendaraan terdengar di mana-mana. Terlihat anak-anak sampai orang dewasa tumpah ruah di kawasan Boulevard itu. Ada memegang trompet, ada juga yang memegang kembang api dengan berbagai ukuran.

Terlihat anak muda sudah tidak sabar lagi meniup trompet dan menyalahkan kembang api. Jarum jam baru menunjukkan pukul 23.30 Wita, bunyi kembang api mulai terdengar dan mewarnai langit Manado.

Lonceng gereja berbunyi pukul 00.00 Wita, menambah kemeriahan pesta kembang api. Langit Manado bagaikan pelangi. Warna merah, hijau, kuning dan biru menerangi langit yang dipenuhi bintang-bintang. Jutaan mata menyaksikan kemeriahan pesta kembang api. Momen tersebut pun diabadikan masyarakat. Ada yang mengabdikan lewat foto dan rekaman dengan handphone maupun kamera SLR.  Ada juga yang berselfie ria. Hampir satu jam berlanjut pesta kembang api, langit menjadi gelap karena ditutupi asap tebal.

Terdengar teriakan beberapa anak yang terpesona keindahan warna-warni hasil letusan kembang api. "Wah cantik sekali yah ma," ucap salah satu anak yang sementara di gendong orang tuanya.

Maydeline Binilang, salah satu warga yang mengabadikan momen tersebut mengatakan, sangat terpukau dengan pemandangan langit Manado. "Ini begitu indah. Momen seperti ini perlu diabadikan, karena terjadi satu tahun sekali. Saya puas menyaksikan pesta akhir tahun di sini," kata Edin sapaan akrabnya, sambil terus merekam.

Sementara itu, salah satu masyarakat yang datang dari luar Manado, Cicil Moningka mengungkapkan, sangat puas menyaksikan menariknya pesta kembang api. Dikatakannya, ini kembang api paling indah yang dilihatnya secara langsung. "Kalau merayakan pesta akhir tahun di kampung, yah pasti kembang apinya hanya biasa-biasa saja. Tidak secantik kembang api yang ditampilkan saat ini," ungkap perempuan asal Kembes tersebut.

Selain di Kawasan Mega Mas, pesta kembang api juga berlangsung di sejumlah titik lain. Seperti di Kawasan Boulevard Dua, Kecamatan Tuminting dan Singkil, di Kecamatan Mapanget, Paal Dua, Tikala, Wanea, Sario, Malalayang dan Bunaken.

Selain di Manado, pesta kembang api juga meriah di Tomohon.

Walaupun cuaca mendung disertai gerimis hujan, masyarakat terlihat antusias hadir mengelilingi Danau Sineleyan menyaksikan malam pergantian tahun dengan pesta kembang api. Usai malam tos yang dihadiri Wali Kota Tomohon Jimmy Eman didampingi Wawali Syerly Adelyn Sompotan. Hadir juga atlet bulutangkis ganda puteri andalan Indonesia berdarah kawanua asal Tomohon Greysia Polii dan finalis Indonesian Idol 2015 Rani Maharani. Warna-warni kembang api membuat suasana perpisahan tahun makin meriah di Tomohon.

Begitu juga perayaan malam pergantian tahun di Minut, Minahasa, Mitra, Minsel, Bitung, Sangihe, Sitaro dan Talaud. Sementara di Bomong Raya, malam pergantian tahun terjadi insiden berdarah. Dua orang meninggal dan puluhan luka-luka akibat kembang api dan petasan. (ite)

Kirim Komentar