03 Jan 2018 14:11

KPU Tak Bisa Tindak Black Campaign di Medsos

MyPassion
Stephen Londok

SITARO—Pemungutan suara pemilihan kepala daerah di Sitaro baru akan dilakukan 27 Juni mendatang. Masa kampanye juga baru akan dimulai 15 Februari hingga 23 Juni. Namun, berbagai kampanye hitam berupa hasutan dan menjelekkan salah satu pasangan calon, sudah mulai terlihat di media sosial.

 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sitaro Stephen Londok SE, Selasa (2/1), menyatakan, jika kampanye hitam di media sosial itu tak bisa ditindak saat ini. Pasalnya, sekarang belum masuk masa kampanye. “Jika nanti sudah masuk masa kampanye pun, KPU hanya bisa menindak akun media sosial yang didaftarkan oleh tim pemenangan pasangan calon," ungkapnya

“Sementara akun yang tidak terdaftar, bukan menjadi kewenangan penyelenggara pemilu. Untuk itu, kita hanya bisa mengimbau agar seluruh warga dapat menciptakan suasana kondusif jelang pemungutan suara hingga nanti tahapan pilkada selesai," ajaknya. "Bikin suasana kondusif. Jangan gunakan isu yang berpotensi menimbulkan gesekan antar calon. Apalagi menghina ajaran agama, kelompok dan parpol tertentu,” katanya.

Ia juga berharap, agar kampanye yang dilakukan adalah kampanye sehat. Yakni dengan saling membandingkan program antar calon, bukan menyinggung isu SARA. "Soal penyebaran hasutan dan kebencian di media sosial, saya menyerahkan sepenuhnya pada kepolisian. Pelakunya nanti bisa dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan ditambah dengan Surat Edaran Kapolri tentang penanganan ujaran kebencian. Jadi sudah di luar kewenangan KPU,” tandasnya.(drp/gnr)

Kirim Komentar