03 Jan 2018 10:10
Gabungan Parpol Merapat ke JS

Golkar `Dikeroyok` di Mitra

MyPassion
Ilustrasi

MITRA—Konstalasi politik di daerah penyelenggara Pilkada kian sengit. Paling menarik disimak adalah persaingan dua partai politik besar, PDI Perjuangan dan Partai Golkar. Khusus di Minahasa Tenggara (Mitra), Golkar sepertinya bakal dikeroyok sejumlah parpol yang mulai menyatakan diri mendukung incumbent James Sumendap (JS). Politikus PDI Perjuangan itu sudah didekati PPP, Partai Demokrat, Partai Hanura, hingga Gerindra.

 

PPP menjadi partai pertama yang resmi menyatakan dukungan terhadap JS, disusul Partai Demokrat. "Kemungkinan besar JS karena rekomendasi DPD berdasarkan hasil survei. Jika ingin menang, Demokrat harus mendukung JS," beber Ketua Harian Partai Demokrat Sulut James Karinda. Sama halnya. Partai Hanura kian dekat mendukung JS. "Kami tinggal tunggu SK dari DPD. Namun yang pasti kami akan usung incumbent di Pilkada Mitra," ujar Ketua DPC Hanura Mitra Lily Raco.

Signal mendukung JS pun datang dari Gerindra. "Penilaiannya berdasarkan hasil survei di lapangan," jelas Suawah. Senada dikatakan, anggota DPRD Kabupaten Mitra Alkindi Bilfaqih yang merupakan kader Gerindra. "Gerindra sudah mengisyaratkan lampu hijau mendukung JS di Pilkada Mitra," katanya.

Sementara itu, masih ada PKPI dan PAN yang belum menetapkan dukungan. Namun melihat aliran dukungan dua parpol ini di beberapa daerah, kemungkinan PKPI dan PAN akan ikut bergabung dengan PDI Perjuangan, memenangkan JS.

Di sisi lain, Golkar masih punya ‘kolega’ yakni Partai NasDem. Pengamat politik Stefanus Sampe menilai, untuk pilkada Mitra akan terjadi head to head kubu JS dan Telly Tjanggulung (T2). "Golkar, NasDem, PAN, serta Gerindra sebenarnya sudah membidik kandidat yang akan dinominasikan. Tapi kemungkinan mereka masih mencari waktu tepat," ujar akademisi pasca sarjana Unsrat ini. Meski banyak parpol yang mulai merapat ke incumbent, Sampe menuturkan JS harus tetap waspada. “Sebelum ada SK dalam politik bisa berubah,” tandasnya.(tr-04/gel)

Kirim Komentar