03 Jan 2018 13:56

Assagaf : Pemecatan ASN Mulai Diberlakukan

MyPassion
Muhamad Assagaf

BOLTIM--Pemberhentian atau pemecatan baik secara hormat maupun tidak hormat pada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan pelanggaran berat, akan mulai dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Boltim.  Hal ini diungkapkan Sekretaris Kabupaten Muhamad Assagaf pada apel terakhir peralihan tahun 2017, ke 2018.

Assagaf menegaskan, pemecatan ASN ini sesuai dengan regulasi yang seharusnya. "Tahun 2018 kita akan tegaskan soal disiplin ASN. Jika melanggar, maka sanksi tegas akan kita jatuhkan bahkan sampai pemecatan," tegas Assagaf.

Dia mengungkapkan, selama ini Kabupaten Boltim termasuk kurang melakukan pemecatan ASN, meskipun di lapangan ditemukan banyak ASN yang sudah melakukan pelanggaran berat. "45 hari saja tidak masuk kerja dalam satu tahun, itu sanksinya adalah pemberhentian. Apalagi pelanggaran berat," tegas Assagaf.

Dia menambahkan, Kabupaten Boltim selama ini termasuk daerah yang masih mentolelir terkait sanksi pemecatan terhadap pegawai yang melanggar. "Kita lihat daerah lain, pemecatan ASN dilakukan tegas," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Robi Mamonto mengungkapkan, sejak Kabupaten Boltim dimekarkan baru dua pegawai yang diberhentikan. "Pelanggarannya itu indisipliner," ujar Mamonto.

Mamonto menambahkan, terkait penegakan kedisiplinan selama ini sudah dijalankan tegas oleh BKPP. Bahkan, BKPP bekerja sama dengan Satpol PP untuk melakukan operasi selama jam kerja. "Soal sanksi pemecatan itu memang ada tahapannya, sesuai dengan tingkat pelanggaran. Kebanyakan sanksi yang sudah kita terapkan itu penurunan pangkat, penahanan gaji dan tunjangan, serta teguran langsung," tandas Mamonto.(cw-05/ite)

Kirim Komentar