03 Jan 2018 12:16

40 Lahan Transmigrasi di Bitung Belum Bersertifikat

MyPassion

BITUNG—Sekira 40 lahan transmigrasi yang masuk dalam target prona PTSL kota Bitung 2017, belum bisa disertifikasi. Pasalnya, lahan yang sudah ditempati sekira 10 tahun lebih ini, tidak memiliki dokumen yang jelas.

 

Diungkapkan Kepala BPN Bitung Johanis Doringin SH, lahan yang terletak di kelurahan Danowudu ini, sudah ditukarkan secara ilegal. “Untuk target prona PTSL 2017, masih belum rampung. Disebabkan lahan transmigrasi yang masuk dalam 450 target lahan tahun lalu ini, masih belum jelas. Karena dilokasi tersebut, sudah ada lahan yang ditukar-tukar semau mereka,” tegasnya.

 

Untuk itu, BPN sudah berkoordinasi dengan Pemkot Bitung, guna menghindari komplain dikemudian hari. “Jadi untuk lahan tersebut, akan dibuat SK Wali Kota untuk menjadi dasar pembuatan sertifikatnya. Karena takutnya, ketika tidak ada SK tersebut, akan ada komplain nantinya. Sebab lahan tersebut ditempati berdasarkan program pemkot. Diharapkan dalam waktu dekat sudah ada SK Walikota. Karena lahan transmigrasi ini sudah terukur semua,” katanya.

Untuk keseluruhan lahan transmigrasi di kota Cakalang, sekira 160 lahan. Tahun ini, ditargetkan sertifikatnya sudah dibuat. Sementara itu, untuk 40 lahan transmigrasi yang belum bisa disertifikasi, digantikan dengan lahan lainnya.

“Lahan ini sudah terukur semua, namun belum bisa ditindaklanjuti. Dan akan masuk diprogram selanjutnya tahun ini. Maka BPN akan mengganti 40 lahan transmigrasi ini dengan lahan lainnya yang ada di tiga kelurahan. Yakni Danowudu, Girian Permai dan Aertembaga,” terangnya.(cw-03/ria)

Kirim Komentar