30 Des 2017 09:04

Pembenahan Fasilitas Wisata Telan 7 M

MyPassion
Daniel Mewengkang

MANADO—Tahun 2017 sektor pariwisata jadi perhatian khusus Pemprov Sulut. Pembenahan fasilitas pun dilakukan. Termasuk objek wisata yang sebenarnya bukan kewenangan Pemprov, ikut dicover. Berbagai fasilitas dibangun. Di antaranya toilet, gazebo, dan tempat parkir.

 

Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang mengatakan, turis yang datang ke Sulut rata-rata menggemari destinasi wisata laut. "Apalagi di libur ini, banyak turis asing maupun lokal kunjungi destinasi wisata Sulut. Itu saya sudah monitor. Tempat yang layak sudah kami siapkan,” sebutnya.

Mewengkang mengimbau dinas di kabupaten/kota menata lokasi tersebut. Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurutnya, harus dipakai untuk pembenahan fasilitas wisata. “Tahun ini ada anggaran 7 miliar dialokasikan untuk pembenahan fasilitas wisata. Tak terbatas milik Pemprov saja,” tukasnya.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Jhon Paerunan mengatakan, anggaran ini diarahkan untuk benahi jalan menuju ke destinasi wisata di Likupang. “Untuk Kota Manado kami bangun toilet di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) dan Gunung Tumpa. Di Minahasa, toilet dibenahi di Bukit Kasih, gazebo di Kayuuwi, tempat parkir dan pemasangan paving di Watu Pinabetengan, Cagar Budaya di Tonsewer serta pagar di taman Sumaru Endo,” sebutnya.

Untuk Kota Bitung, dibangun kios cenderamata di Trikora, TKB Bitung, dan Tangkoko, dan toilet di Girian. Di Minahasa Selatan Dispar membangun gazebo di Boulevard, juga toilet dan restroom di lokasi panjat tebing di Batu Dinding. “Pembenahan destinasi pariwisata tak bisa berjalan maksimal jika tidak didukung kabupaten/kota,” tandasnya.(ctr-03/gel)

Komentar
Kirim Komentar