30 Des 2017 08:09

Gelar Workshop Bimtek, Demokrat Tomohon Siap Kawal Pemilu

MyPassion
Solid : Pengurus DPC Partai Demokrat Kota Tomohon mengadakan Workshop Bimtek untuk perkuat Kader.

TOMOHON—Divisi Diklat DPC Partai Demokrat Kota Tomohon mengadakan Workshop Bimtek yang dihadiri pengurus Partai Demokrat sekota Tomohon. Acara yang dibuka oleh Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan ini dihadiri 305 Kader demokrat Tomohon.

Ketua DPC Demokrat Kota Tomohon Youddy Moningka mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu cara membekali kader-kader Demokrat agar lebih paham aturan-aturan dan tahapan yang akan di selenggarakan oleh KPU. “Terutama bagaimana kader partai demokrat bersikap dan berlaku saat sedang dalam tahapan pemilihan," ungkapnya.

Moningka menambahkan, kader partai demokrat juga harus membantu KPU dan Bawaslu dan pemerintah pada umumnya. “Agar pemilu berjalan dengan aman damai serta tertip. Untuk kedepannya kami akan mempertahankam kursi yang ada dan kalau bisa lebih ditingkatkan lagi. Tetapi, untuk itu, kita semua harus berjuang dulu tentunya," katanya.

Dirinya berharap Partai Demokrat bisa memberikan sumbangsi yang nyata untuk masyarakat Kota Tomohon dengan figur-figur yang nantinya akan duduk di DPR atau parlemen. “Sehingga pembangunan di segala lini jalan serta apapun program pemerintah, partai Demokrat akan selalu mendukung dalam arti bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,"pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekertaris DPD Partai Demokrat Sulut Marthen Manopo, Ketua harian DPD Demokrat James Karinda.(ctr-07/tr-6)

 

Lubang Besar Hiasi Jalan Kompleks Permesta///

Caption Foto. Berbahaya : Menutupi setengah badan jalan, Lubang besar di ruas jalan penghubung Kelurahan Kolongan dan Kelurahan Kamasi harus segera diperbaiki.

TOMOHON—Jalan yang seharusnya menjadi penghubung antar masyarakat kini rusak berlobang. tepatnya jalan kompleks Permesta, berbatasan dengan Kelurahan Kolongan dan Kelurahan Kamasi.

Pantauan Manado Post, Jumat (29/12), di lokasi terlihat kendaraan yang melintas harus perlahan. Hal itu disebabkan setengah badan jalan sudah berlobang besar. Akibatnya kendaraan harus saling antri memberikan jalan saat berpapasan.

Salah satu pengguna jalan Risky menuturkan, berlubangnya jalan tersebut sangat mengganggu dan dapat menimbulkan kecelakaan. “Kalau dari arah woloan ke pusat kota lobangnya tidak kelihatan, karena posisi lubang ada di belokan. Akan sangat berbahaya untuk pengendara baru pertama kali melintasi jalan ini, apalagi ketika berpapasan dengan kendaraan yang besar seperti truk,” ungkapnya.

Senada dengan salah satu  warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, sudah banyak korban karena jalan rusak itu. “Waktu pertama jalan itu rusak ada beberapa pengendara motor yang terjatuh dan masuk lubang tetapi belum sempat ada korban jiwa, sekarang sudah tidak pernah karena suda banyak yang tau kalau jalan itu berlobang," katanya.

“Sempat ada perbaikan jalan tapi itu pun cuma sebatas penimbunan dengan tanah, tetapi sekarang rusak lagi karena tanah yang di timbun itu terbawa air hujan dan kendaraan seperti truk biasa melintas membuat lebih parah," tuturnya sambil berharap pemerintah kota segera memperbaiki jalan tersebut. (ctr-07/tr-6)

Kirim Komentar