30 Des 2017 10:05

Densus 88 Tangkap 172 Orang Terkait Aksi Teror di Tahun 2017

MyPassion
Ilustrasi (JawaPos.com)

MANADOPOST- Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror telah mengamankan 172 orang pelaku teror sepanjang tahun 2017. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, penangkapan tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun 2016 berjumlah 163 orang pelaku teror.

"Pada tahun 2015 lalu hanya 73 orang yang kita amankan," kata Tito di Kompleks Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/12).

Tito menjelaskan, meningkatnya penangkapan terhadap pelaku teror bisa terjadi karena dua kemungkinan. Pertama lantaran perkara terorisme atau rencana serangan teror yang memang meningkat, atau karena upaya proaktif kepolisian.

"Saya lebih cenderung mengatakan bahwa banyaknya penangkapan ini karena langkah proaktif yang dilakukan polisi, lebih khusus Densus 88 yang bekerja lebih giat dalam rangka mendeteksi dan memonitor jaringan terorisme," ungkap Tito.

Tito menyebut, dari 172 penindakan pelaku terorisme, sebanyak 10 di antaranya sudah mendapat vonis. Lalu, ada 76 masih dalam proses persidangan.

Sementara itu, sebanyak 68 pelaku teror masih dalam proses penyidikan. Kemudian, terdapat 16 pelaku teror tewas ditembak, dua tewas saat melancarkan aksi teror.

Sepanjang tahun ini, dikatakan Tito, terdapat 18 personel Polri yang menjadi korban aksi teror. Empat di antaranya meninggal, 14 lainnya terluka.

"Diantaranya bom Kampung Melayu, ada tiga polisi (tewas), di Poso, satu meninggal," jelas Tito.

(rdw/JPC)

Kirim Komentar