30 Des 2017 08:37

2018, Tahun Kerja dan Keras

MyPassion
HWB Sumakul

MANADO—Tinggal satu hari lagi, akan memasuki tahun yang baru. 1 Januari 2018. Tahun penuh rahasia. Sejumlah tokoh agama memberikan motivasi bagi umat dalam menjalani tahun 2018.

Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt HWB Sumakul mengatakan, dalam menjalani tahun yang baru, kiranya seluruh jemaat untuk semakin bekerja keras dalam setiap tugas dan pekerjaan dimana Tuhan tempatkan. "Juga memelihara persaudaraan dalam menjalaninya," ungkap Sumakul.

Terpisah, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Wilayah Sulawesi Utara Ir Suryono mengungkapkan, dalam menjalani tahun yang baru, seperti orang yang baru lahir. "Kita harus memiliki niat dan komunikasi yang baik. Agar di tahun baru dapat dijauhkan dari segala bencana," harap Suryono.

Dia meminta, umat memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan baik, serta mampu mengelola hingga dapat menghasilkan sesuatu yang berguna. "Salah satunya dapat memperkecil dampak lingkungan dan membangun kesadaran bersama untuk menjaga dan mencintai alam untuk memperkecil resiko bencana," jelasnya.

Dia mengatakan, di tahun 2018, akan masuk dalam Pilkada. Masyarakat akan berhadapan dengan suasana politik yang rentan dengan berbagai isu. "Kami berharap umat untuk mengutamakan kepentingan umum dari kepentingan pribadi, demi terciptanya cara berpolitik yang baik dan mengedepankan paham Bhinneka Tunggal Ika," tambahnya.

Sementara Ketua Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh (GMAHK) Wilayah Konferens Manado dan Maluku Utara Pdt Ronald Rantung berharap, kiranya di tahun 2018, semua masyarakat untuk selalu menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan lewat doa. Dan selalu ada persatuan dan kesatuan untuk menciptakan perdamaian antara masyarakat. "Hidup berdampingan satu sama lain dan hiduplah sederhana dengan mencukupkan," harap Pdt Ronald.

Dia juga meminta,  warga untuk meningkatkan toleransi antara umat beragama dan tolak intoleran. Sehingga hidup setiap umat manusia akan semakin diberkati. "Dan miliki sikap kepedulian terhadap alam dengan menjaga kebersihan sehingga terhindar dari bencana," tambahnya.

Senada Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Js Pon Riano Baggy. Dia berharap, di tahun 2018 tetap membangun kerukunan antara umat beragama. "Apalagi di tahun 2018 akan menghadapi Pilkada. Yang rentan dengan permasalahan antara masyarakat satu dengan yang lain. Ciptakan suasana sama seperti semboyan bagi masyarakat Sulawesi Utara yaitu  semua torang basudara," pinta Baggy. (tr 07/ite)

Kirim Komentar