29 Des 2017 10:26

Tujuh Bulan Pelaut Polandia Ini Terapung di Samudera Hindia

MyPassion
MENEPI: Zbigniew Reket berpose di Pulau Reuni setelah diselamatkan pelaut Prancis. (Richard BOUHET/AFP)

MANADOPOST- Seorang pelaut asal Polandia mengklaim kalau dia menghabiskan tujuh bulan terapung di Samudera Hindia naik kapal yang rusak dan kucing piaraannya.

Nyawanya selamat setelah penjaga pantai Prancis menemukannya. Zbigniew Reket, 54, mengatakan bahwa dia dan kucingnya bertahan selama berbulan-bulan dengan makan sup China instan setiap hari hari. Dalam sehari, sup itu dimakan separo.

Dia juga bertahan hidup dengan makan ikan yang dipancing dari lautan. Reket berhasil diselamatkan di dekat Pulau Reuni pada Natal (25/12).

Terapung di Samudera Hindia

NAIK INI: Kapal sekoci yang digunakan Zbigniew Reket. (Richard BOUHET/SOCIETE NATIONAL DE SAUVETAGE EN MER/AFP)

 

Sejatinya Reket berniat berlayar ke Afrika Selatan. Perjalanannya dimulai pada Mei dari Kepulauan Comoros, di lepas pantai Mozambik. Namun dia kehilangan arah. Saat ini otoritas setempat berusaha menyusun rute perjalanan Reket meski sulit memverifikasi kebenaran ceritanya.

Bila apa yang dikatakannya benar, dia sudah menempuh 2.000 kilometer di lautan dengan naik sekoci modifikasi yang dibikinnya sendiri. Dikatakan Reket, kapalnya yang merupakan sekoci dari kapal pesiar itu tertiup angin kencang saat akan menunju Afrika Selatan.

Kapalnya pun rusak sebagian karena ombak besar. Pun demikian dengan alat komunikasinya. ”Kami terapung ke arah pantai Somalia, lalu ke arah Maladewa, dan kemudian perairan Indonesia,” katanya.

”Beberapa kali saya bisa melihat daratan tapi saya tidak bisa mengarahkannya ke sana. Saya juga melihat beberapa kapal tapi baterai di radio saya sudah mati dan tidak bisa melakukan panggilan.”

Para pelaut yang menyelamatkannya mengatakan bahwa dia kurang gizi namun dalam keadaan sehat. Penduduk lokal pun membantunya dengan memberikan makanan dan pakaian. (*)

(tia/AFP/Daily Mail/JPC)

Kirim Komentar