29 Des 2017 14:17
SWM: Jangan Sampai Makan Korban

Pergantian Tahun No Petasan

MyPassion
Sri Wahyumi Maria Manalip

TALAUD--Maraknya petasan yang dijual bebas di Kepulauan Talaud. Bahkan sudah menjadi tradisi bertahun-tahun saat merayakan hari raya. Ternyata mengakibatkan sejumlah warga jadi korban.

Parahnya, meski sudah banyak warga jadi korban, peredaran petasan tak pernah sepi. Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip meminta masyarakat Talaud agar tidak menggunakan petasan yang berbahaya.

"Saat pesta pergantian tahun nanti, masyarakat boleh diharapkan menjaga keamanan. Artinya dirayakan dengan penuh kemeriahan tapi harus aman. Jangan menggunakan petasan. Karena sangat berbahaya. Kembang api boleh," ujarnya, kemarin.

Bupati juga mengajak masyarakat Talaud menyambut Tahun Baru 2018 dengan penuh optimis, untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. "Kami harapkan semua merayakan dengan suka cita, laksanakan dengan sebaik-baiknya, manfaatkan waktu yang ada sambil bersiap menghadapi tahun 2018 dengan penuh harapan," katanya.

Terpisah, Trisia salah satu warga megungkapkan, dirinya setuju petasan tidak digunakan saat pergantian tahun. "Karena selain mengganggu pendengaran, bisa memakan korban. Ya kalau kembang api tidak masalah, karena skala kecil," harapnya.

Sementara itu, Kapolres Talaud AKBP Denny Situmorang dalam setiap kesempatan selalu menghimbau agar tidak ada lagi peredasan petasan. "Apalagi digunakan saat pergantian tahun. Saat ini dilarang," katanya, sambil berharap kerjasama warga agar tidak memasang petasan saat pergantian tahun.(fik/ria)

Komentar
Kirim Komentar