29 Des 2017 14:11
Akibat Pindah Domisili dan Meninggal

Penduduk Mitra Menyusut 1.000 Orang

MyPassion

MITRA—Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Minahasa Tenggara (Mitra) menyatakan, penduduk daerah dengan julukan kabupaten salak tersebut berkurang dibanding 2016 lalu. Tahun ini jumlah penduduk 116.000, sementara 2016 lalu sebanyak 117.000.

Diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) David Lalandos, Kamis (28/12), April 2017 lalu dari data penduduk sempat berada di angka 114.000. "Pemutakhiran data April lalu, jumlah warga menurun drastis. Disebabkan banyak pindah domisili tidak melapor. Serta warga yang meninggal belum dilaporkan ke pemerintah desa/kecamatan setempat," jelasnya.

Untuk angka kematian, tahun ini mencapai 1.006 warga. "Namun itu nyaris seimbang dengan angka kelahiran," katanya. Lalandos mengimbau, warga proaktif menyampaikan data kependudukan. "Pemerintah desa dan kecamatan harus update data kependudukan. Agar dapat mengetahui warga bertambah atau berkurang," tandasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Mitra Fanly Mokolomban mengatakan, peran pemerintah desa/kecamatan sangat dibutuhkan. "Karena yang lebih mengetahui jumlah warga adalah pemerintah setempat," ujarnya. (tr-04/gel)

Kirim Komentar