27 Des 2017 14:01

Pemadaman Listrik Ganggu Ibadah

MyPassion

MINAHASA—Jaminan primanya jaringan dan pasokan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Suluttengo tak jadi kenyataan.

 

Di daerah Kakas Barat, sejumlah pemadaman mewarnai rangkaian perayaan Natal. Otomatis jalannya ibadah setahun sekali ini harus ditopang dengan listrik mandiri gereja setempat. "Pemadaman arus listrik mengganggu dan membuat kami tidak nyaman. Apalagi sementara jam ibadah, seperti pada 24, 25, dan 26 Desember,” ungkap Benny Kaeng, pelayan khusus GMIM Petra Tountimomor Kecamatan Kakas Barat.

Tak hanya mengganggu jalannya ibadah, sejumlah peralatan elektronik pun tak luput dari efek pemadaman. "Kulkas, televisi, dan pompa air kami rusak. Karena padamnya listrik. Tegangan yang kurang maksimal, membuat alat elektronik tak berfungsi sebagaimana mestinya," ujar Jantje Sanger, warga Passo. Dirinya menyesalkan pernyataan dan jaminan PLN yang mengatakan, pasokan listrik saat Natal tak mengalami permasalahan. 

”Sudah ada pemberitaan sebelumnya di beberapa surat kabar, katanya tidak ada pemadaman. Ini  sangat mengecewakan kami, selain ibadah terganggu sejumlah alat elektronik rusak," keluhnya.

Sebelumnya,  Manajer PLN Area Manado Paultje Mangundap, menjamin ketersediaan dan jaringan listrik saat perayaan hari besar umat Kristiani.

“Kami (PLN, red) sejak Oktober sampai November telah melakukan persiapan dalam rangka keamanan suplai listril Natal dan tahun Baru, diantaranya pembersihan jaringan dan pemeliharaan konstruksi jaringan,” umbarnya.(cw-01/gel)

Komentar
Kirim Komentar