27 Des 2017 14:11
Bupati Pimpin Empat Wayer di Jalanan

Melihat Perayaan Natal di Tanah Porodisa

MyPassion
SEMARAK NATAL: Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip turun bergoyang memeriahkan Natal di Tanah Porodisa.

Sudah menjadi tradisi, masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud mengisi kemeriahan Hari Natal dengan baris berbaris bergoyang empat wayer di jalanan. Sesuatu yang tak bisa dilupakan ataupun dilewatkan oleh warga di Tanah Porodisa.

Laporan: Fikantri Kaesang

SETIAP tahun di perayaan hari-hari besar, warga di setiap desa turun menari sambil jalan mengelilingi kampung. Berbekalkan  roda, mobil, maupun bentor yang dipasangkan alat musik dengan nada keras, tubuh mulai digoyang ke kiri dan ke kanan. Hampir seluruh warga desa turun bergoyang. Biasanya atraksi turun bergoyang di jalan, dilakukan setelah makan siang. Ketika perut telah terisi makanan sebagai bekal kekuatan untuk menggerakkan badan.

Seperti biasa, Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip tak mau ketinggalan mengikuti momen gembira ini. Bersama ratusan warga yang terkumpul di Kecamatan Beo, bupati cantik ini turun bergoyang. Merakyat. Itulah kata yang tepat dialamatkan kepada Manalip.

Menerima ajakan warga untuk bergoyang bersama berkeliling memutari jalan-jalan di Kecamatan Beo. Dengan lihai Manalip menggerakkan kaki dan badannya menari empat wayer. Ketua DPRD George Rompah bersama anggota DPRD lainnya, Sekkab Adolf Binilang bersama istri dan ASN, istri Kapolres Talaud, serta ratusan warga ikut bergabung.

"Ini sudah menjadi tradisi. Setiap Natal turun ke jalan bergoyang empat wayer. Ini dilakukan di setiap desa. Saya tentu tak mau hanya menonton. Menari dan bergoyang demi kemeriahan natal di Tanah Porodisa," ujar Manalip, kemarin.(***)

Kirim Komentar