27 Des 2017 10:59
Pembunuhan Sadis Bikin Geger

4 Warga Ditemukan Meninggal Misterius

MyPassion
Ilustrasi

MINAHASA—Momen Natal digemparkan dengan sejumlah peristiwa mencengangkan di tanah Nyiur Melambai. Kejadian, pertama bikin geger warga Minahasa. Mayat lelaki ditemukan tanpa kepala di lahan perkebunan Desa Rumengkor, Kecamatan Tombulu, Selasa (26/12).

 

Informasi dirangkum Manado Post, korban Alen Kapele (21), harus meregang nyawa karena diduga dihabisi pelaku yang juga warga setempat, yakni PK (51) alias Paulus. “Benar pelaku menghabisi korban pada tanggal (24/12), Minggu. Karena kami mendengar cerita dari sejumlah warga si korban tak pulang rumah sejak akhir pekan lalu,” ungkap Hukum Tua Rumengkor Johanes Korengkeng, saat dikonfirmasi, Selasa (26/12).

Lanjutnya, pelaku diketahui sempat bersepakat untuk membeli ayam milik korban. Tak diketahui alasan yang jelas, hingga akhirnya pelaku menghabisi nyawa pemuda yang juga terdata sebagai warga Desa Kaleosan, Kabupaten Minahasa Utara ini.

“Si pelaku katanya memesan ayam kepada korban. Nah, kurang tahu juga kenapa sampai terjadi pembunuhan. Ketika keluarga mengecek ke kebun pelaku, mereka (keluarga korban, red) mendapati adanya gundukan tanah. Curiga, akhirnya mereka memutuskan untuk mulai menggali. Benar, jasad korban ada di dalam tanpa kepala. Ini pembunuhan pertama sejak kejadian terakhir di tahun 2015 lalu,” terangnya.

Senada diungkapkan Camat Tombulu Soni Saina. Dikatakan Saina, mayat ditemukan pihak keluarga Selasa (26/11) pukul 11.00 WITA. Dalam waktu bersamaan juga, pelaku menyatakan dirinya yang membunuh korban. “Saat diinterogasi pihak kepolisian, pelaku langsung mengaku tanpa basa-basi,” kata Saina.

Menurut beberapa sumber yang tak ingin dikorankan namanya. Pelaku diketahui mengidap kelainan jiwa. Pasalnya, pelaku tak menyembunyikan atau menyangkal telah menghabisi korban. Hal tersebut sesuai pengakuan pelaku ketika ditangkap yang mengatakan bahwa kepala korban yang dipenggal, sudah dibakar dalam tungku pembakaran dalam gubuk rumah pelaku.

Aparat kepolisian Sektor Tombulu dibantu masyarakat melakukan penggalian, jasad korban berhasil diangkat dari lubang pukul 15.30 Wita, kemudian dievakuasi pada 16.00. Proses pengangkatan dan evakuasi korban disaksikan Camat Tombulu serta perangkat Desa Rumengkor, Rumengkor I dan Rumengkor II.

Kapolsek Tombulu, Iptu Jopi Runtu ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. “Korban atas nama Fallen (Alen) Kapele. Terduga sudah diamankan. Banyak barang bukti ditemukan di TKP, seperti parang, cangkul dan lainnya,” tandas Runtu.

Selanjutnya, penemuan mayat tanpa identitas terjadi di sungai kecil sekitaran areal persawahan Desa Walewangko, Kecamatan Langowan Barat. Jasad berjenis kelamin perempuan ini, pertama kali ditemukan Yori Wahani, warga setempat, Selasa (26/12) sekira pukul 10.00 WITA. “Saat itu saya hendak ke kebun, melintas di jalan sungai kecil sepertinya saya melihat sosok mayat. Penasaran, saya mencoba melihatnya dari dekat. Benar, ini mayat manusia,” kata dia.

Setelahnya, dirinya langsung menginformasikan penemuan ini kepada seluruh warga dan pihak berwajib. Kapolsek Langowan Barat Ipda Elri H Salangka mengatakan, usai dievakuasi korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langowan untuk proses identifikasi. “Kondisi korban ketika ditemukan telah dalam keadaan membengkak dan membusuk,” ujar Salangka.

Ditempat yang sama, Kapolsek Langowan Ipda Mardy Tumanduk menambahkan, saat ini jasad korban tanpa identitas tersebut telah berada di Rumah Sakit Noongan untuk divisum, guna mencari sebab kematian. “Belum bisa kita simpulkan, motif pembunuhan atau apa. Masyarakat juga sampai saat ini (pukul 21.00 WITA) belum ada yang melaporkan kehilangan anggota keluarga,” tukas Tumanduk.

Berdasarkan data di lapangan. Pihaknya mengestimasi jasad korban telah meninggal kurang lebih dari dua hari. “Karena jasadnya di air, tidak menimbulkan bau busuk. Tapi dari kondisinya, sudah meninggal sejak dua hari lalu,” tandasnya.

Sementara itu, warga Kecamatan Ratahan juga digegerkan dengan penemuan mayat Senin (25/12), di Perkebunan Bedeng Tosuraya.  Identitas mayat tersebut Boy Sakul (68), warga Tosuraya, Lingkungan III, Kecamatan Ratahan. Menurut anak korban Femy Sakul (46), ayahnya sudah menghilang sejak (16/12). "Ayah sempat pamit berkebun pada Sabtu (16/12) jam 6 pagi,” beber Sakul.

“Biasanya korban kalau ke kebun menginap dua sampai tiga hari," ujarnya. Namun, lanjut Femy, setelah empat hari, korban tak kunjung pulang. "Kami keluarga mencoba menghubungi via telpon. Tapi sayangnya nomor telpon korban tidak aktif. Pada 20-21 Desember kami dibantu warga melakukan pencarian. Tapi tak juga ditemukan, kami pun melaporkan di pihak kepolisian," terangnya.

Sementara Kompol Sammy Pandelaki mengatakan, korban ditemukan pada Senin (25/12). "Korban pertama kali ditemukan Richard Rambi (20) dan Sefri Antouw (5). Pada saat ditemukan menggunakan kaos hitam, celana pendek, sepatu warna biru," terangnya. Dari hasil pemeriksaan,  dikatakan Pandelaki,  tak terdapat tanda-tanda kekerasan. Sementara penyebab, kematian karena kecelakaan.  "Karena saat korban ditemukan bagian leher tertimpa pohon pisang," tandasnya.

Masih di Mitra, Senin (25/12) terjadi tabrak lari di Desa Ranoketang. Korbannya, dua siswa asal Silian, Josua Solang (17) dan Liong Akay (17). Pada kecelakaan ini menewaskan Liong. Dijelaskan Kapolsek Toulaan Iptu Michael Kamagi, pihaknya sementara mengusut pelaku tabrak lari. "Sampai saat ini masih dalam tahap pencarian barang bukti dan mengumpulkan petunjuk identitas serta saksi," katanya.

Berdasarkan, keterangan saksi, Josua Solang,  keduanya ditabrak dari belakang dari arah yang sama. “Korban yang mengendarai sepeda motor datang dari arah Tombatu menuju Touluaan melewati Desa Ranoketang Atas. Tiba-tiba ditabrak dari belakang  kendaraan roda empat dari arah bersamaan," terang Kamagi. (tim mp/gnr)

Komentar
  • MyPassion

    andi
    02 Jan 2018 10:46

    ASS..WR.WB.SAYA pak alresky TKI BRUNAY DARUSALAM INGIN BERTERIMA KASIH BANYAK KEPADA EYANG WORO MANGGOLO,YANG SUDAH MEMBANTU ORANG TUA SAYA KARNA SELAMA INI ORANG TUA SAYA SEDANG TERLILIT HUTANG YANG BANYAK,BERKAT BANTUAN AKI SEKARAN ORANG TUA SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTAN2NYA,DAN SAWAH YANG DULUNYA SEMPAT DI GADAIKAN SEKARAN ALHAMDULILLAH SUDAH BISA DI TEBUS KEMBALI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN EYANG WORO MANGGOLO MEMBERIKAN ANGKA RITUALNYA KEPADA KAMI DAN TIDAK DI SANGKA SANGKA TERNYATA BERHASIL,BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU SAMA SEPERTI KAMI SILAHKAN HUBUNGI NO HP EYANG WORO MANGGOLO (0823-9177-2208) JANGAN ANDA RAGU ANGKA RITUAL EYANG WORO MANGGOLO SELALU TEPAT DAN TERBUKTI INI BUKAN REKAYASA SAYA SUDAH MEMBUKTIKAN NYA TERIMAH KASIH NO HP EYANG WORO MANGGOLO (0823-9177-2208) BUTUH ANGKA GHOIB HASIL RTUAL EYANG WORO MANGGOLO >>>>>TOTO TOGEL 2D 3D 4D KLIK DISINI <<<<< DIJAMIN TIDAK MENGECEWAKAN ANDA APAPUN ANDA MINTA INSYA ALLAH PASTI DIKABULKAN BERGAUNLAH SECEPATNYA BERSAMA KAMI JANGAN SAMPAI ANDA MENYESAL angka;GHOIB: singapura angka;GHOIB: hongkong angka;GHOIB; malaysia angka;GHOIB; toto magnum angka”GHOIB; laos… angka”GHOIB; macau angka”GHOIB; sidney angka”GHOIB: vietnam angka”GHOIB: korea angka”GHOIB: brunei angka”GHOIB: china angka”GHOIB: thailand
Kirim Komentar